RADARTUBAN – Peralihan musim disertai cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir membuat sejumlah banner yang terpasang di papan reklame acak-acakan akibat diterjang angin kencang.
Salah satunya banner reklame di jalan Tuban-Semarang, tepatnya di Dusun Dasen, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu ini.
Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, banner berukuran jumbo itu sudah menggelantung dan hampir terlepas.
Jika tidak segera ditangani, banner raksasa ini bisa membahayakan pengendara yang melintas. Terlebih saat angin kencang menerpa.
Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Tuban Siswanto mengaku sudah mengetahui kondisi banner reklame yang hampir terlepas tersebut.
Namun, satuannya tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki.
"Sepengetahuan kami sudah satu minggu ini dibiarkan terlepas. Pihak vendor juga sudah kami panggil, tapi tidak ada respon. Kalau tidak segera diperbaiki, nanti akan kami bongkar,’’ tegasnya.
Ditegaskan Siswanto, kerusakan reklame merupakan tanggung jawab vendor, bukan Satpol PP. Karena itu, pihaknya menunggu iktikad baik dari pemilik reklame tersebut.
"Setelah ini akan kami kirim surat lagi untuk pembinaan,’’ terang dia.
Lebih lanjut, pejabat definitif Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP dan Damkar Tuban itu menyebut, kerusakan banner reklame akibat kelalaian vendor cukup banyak, dan sebagian sudah ditertibkan.
"Karena kalau dibiarkan bisa membahayakan pengendara,’’ pungkasnya. (fud/tok)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni