Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gen-Z SMKN 2 Tuban Antusias Ikuti Ngaji Jurnalistik Bersama Jawa Pos Radar Tuban

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 17 November 2025 | 17:11 WIB
Diklat jurnalistik di SMKN 2 Tuban menghadirkan pemateri dari Jawa Pos Radar Tuban.
Diklat jurnalistik di SMKN 2 Tuban menghadirkan pemateri dari Jawa Pos Radar Tuban.

RADARTUBAN – Dunia jurnalistik kini tampaknya semakin digemari kalangan pelajar. Hal itu setidaknya terlihat dari antusiasme peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMKN 2 Tuban yang menghadirkan pemateri Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Tuban, Dwi Setiyawan kemarin (14/11).

Dalam diklat yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam itu, jurnalis senior lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) Prapanca Surabaya itu mengajak para anggota ekstrakulikuler jurnalistik untuk mengetahui dasar-dasar pemberitaan hingga cara berpikir kritis ala jurnalis Gen-Z.

Kegiatan belajar bareng jurnalis itu juga diwarnai sesi berbagi pengalaman bersama tim redaksi Jawa Pos Radar Tuban.

Shafa Dina Hayuning Mentari, salah satu wartawan junior media yang menjadi opinion leader media di Tuban itu menceritakan sejumlah pengalaman berharganya menjadi pekerja pers.

Perjumpaannya dengan banyak narasumber, kata dia, bukan sekadar rutinitas, namun juga “sekolah lapangan” yang mengajarinya membaca situasi dan menggali pengalaman hidup orang lain.

Dia juga belajar banyak dari narasumber dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang.

Masuk sesi tanya jawab, sejumlah peserta tampak antusias. Dua di antaranya menanyakan cara menulis berita yang baik dan trik menggali data saat wawancara. Materi teknis ini kian mengalir.

Tim Jawa Pos Radar Tuban memaparkan lebih detail, mulai proses berburu informasi, menjalankan wawancara, hingga merangkai berita yang layak tayang di media massa.

Sesi akhir ditutup dengan tanya jawab. Sejumlah peserta terlihat antusias. Dua di antaranya ingin mengetahui teknis menulis berita yang baik dan trik wawancara untuk menggali data dari narasumber.

Pembina ekstrakulikuler Jurnalistik SMKN 2 Tuban Novi Mega Yustina menyampaikan, kegiatan diklat sekaligus pemberian materi dari ahli diperlukan agar anggota jurnalistik paham dasar-dasar jurnalistik dan mempraktikkannya.

"Mereka yang mengikuti ekstrakulikuler jurnalistik ini mayoritas memang ingin mengasah public speaking sekaligus ingin memperkaya pengetahuan terkait berbagai hal yang berkaitan dengan bidang ini,” ujar Novi sapaannya.

Melalui kegiatan ini, lanjut dia, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar tentang jurnalistik, namun juga meningkatkan kemampuan literasi, mempertajam pola berpikir kritis, serta membangun keberanian untuk berbicara di hadapan publik.(saf/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#ekstrakulikuler jurnalistik #jurnalis #Radar Tuban