Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Tuban untuk Dunia: Unirow Tuban Gelar ICONEST 2025: Panggung Enam Negara Kupas Masa Depan AI

Dwi Setiyawan • Kamis, 20 November 2025 | 01:57 WIB
Rektor Unirow Tuban, Prof. Warli (tiga dari empat), Ketua PPLP-PT PGRI Tuban Sudjarwoto, SH., S.Pd., MM., M.Hum. (delapan dari kanan) dan akademisi dari sejumlah negara peserta ICONEST ke-3 2025.
Rektor Unirow Tuban, Prof. Warli (tiga dari empat), Ketua PPLP-PT PGRI Tuban Sudjarwoto, SH., S.Pd., MM., M.Hum. (delapan dari kanan) dan akademisi dari sejumlah negara peserta ICONEST ke-3 2025.

RADARTUBANPembukaan International Conference on Education, Sciences and Technology (ICONEST) ke-3 tahun 2025 ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua PPLP-PT PGRI Tuban Sudjarwoto, SH., S.Pd., MM., M.Hum.

Kegiatan bertaraf internasional yang digelar Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban itu berlangsung secara hybrid selama dua hari di Hall Lantai 2 Gedung Rektorat kampus setempat, Selasa (18/11).

Temanya, Global Perspectives on Technological Advancement and Innovation on Artificial Intelligence and Computational Technologies, Revolutionizing Tomorrow with Intelligent Innovation.

Dalam sambutan pembukaan Event 3rd ICONEST 2025, Ketua Panitia Dr. Christina I. T. Panggabean, M.Pd mengatakan, konferensi ini bertujuan mempertemukan para ahli lintas disiplin untuk membahas pemanfaatan AI di berbagai sektor, mulai dari medis, hiburan, keuangan, pendidikan hingga industri kreatif.

“Berbagi ide dan pengalaman adalah salah satu kontribusi kami kepada masyarakat global,” jelasnya.

Rektor Unirow Tuban, Prof. Warli menjelaskan, ICONEST adalah agenda rutin kampusnya. Kegiatan ini sekaligus tindak lanjut dari kerja sama internasional yang telah terjalin.

Profesor Warli menyampaikan, pemilihan tema kali ini merupakan respons atas pesatnya perkembangan dan manfaat dari kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan masyarakat global. “Kehadiran AI sangat membantu dalam berbagai macam bidang” ujarnya.

Selain manfaat positif, dia juga mengingatkan potensi bahaya dan dilema etikanya yang dapat terjadi sebagai akibat dari maraknya pengunaan AI. “Potensi bahaya dan dilema etika juga harus menjadi perhatian kita,” ujar Profesor Warli.

Prof. Dr. Ahmed J. Obaid, keynote speaker konferensi tersebut menyampaikan materi berjudul New Trends and Techniques of Using AI in Research Applications.

Dalam materi tersebut, Profesor Ahmed mengulas bagaimana kecerdasan buatan bisa berperan dalam meningkatkan kualitas penelitian dan efisiensi riset.

Juga memperkuat hasil penelitian di berbagai disiplin ilmu melalui kecepatan pemrosesan data serta analisa. Kemampuan lainnya, menghasilkan rekomendasi berbasis algoritma.

Guru Besar Unirow Tuban Prof. Dr. Imas Cintamulya, M.Pd dalam orasi ilmiahnya menyampaikan paradigma baru pembelajaran biologi berbasis gaya kognitif untuk pengembangan intelektual, literasi digital, dan spiritualitas. Sedangkan Dr. Mutmainah, menyampaikan orasi ilmiah berjudul Quantum Intelligence in Education: AI Transformative Role.

Dalam konferensi ini, sebanyak 55 makalah dari berbagai negara dipastikan akan dipublikasikan pada SPIE dan Springer yang terindeks Scopus.

Narasumber International Conference berasal dari berbagai negara. Selain dari tanah air, akademisi dari Inggris, Oman, Turkiye, Australia, Irak, India, dan Portugal juga menyampaikan makalahnya.

Selain International Conference, pada kesempatan itu, Unirow Tuban juga melakukan penandatanganan MoU dengan beberapa lembaga, yakni Dijla Co Pvt Ltd., Trio Press, STKIP Ponorogo, serta Universitas PGRI Madiun sebagai bentuk penguatan jaringan kerja sama internasional.

Sejumlah tokoh penting menghadiri konferensi tersebut. Di antaranya, Rektor Unirow Prof. Dr. Warli, M.Pd, Ketua PPLP-PT PGRI Tuban Sudjarwoto, SH., S.Pd., MM., M.Hum., dan pakar internasional Prof. Dr. Ahmed J. Obaid dari Kufa University Irak. Hadir juga Dr. Mutmainah, M.Pd dari Universitas Al Asyariah Mandar Sulawesi, Rektor STKIP Ponorogo, dan Rektor Universitas PGRI Madiun.(*)

Editor : Dwi Setiyawan
#Rektor Unirow #Unirow Tuban #pgri