Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gelar Forum Konsultasi Publik, Bapperida Paparkan Capaian Prestasi Inovasi Sekaligus Serap Aspirasi Publik

Yudha Satria Aditama • Jumat, 21 November 2025 | 02:05 WIB

Forum Konsultasi Publik yang menghadirkan berbagai unsur masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung.
Forum Konsultasi Publik yang menghadirkan berbagai unsur masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung.
 

RADARTUBAN – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tuban memaparkan berbagai capaian inovasi daerah dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Riset dan Inovasi Daerah yang digelar Rabu (19/11).

Agenda ini menjadi ruang evaluasi dan penyampaian perkembangan ekosistem riset serta inovasi yang kini semakin berkembang di Kota Legen.

Kepala Bapperida Tuban Abdul Rakhmat melalui Sekretaris Bapperida Danang Tri Nohandono menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Salah satunya melalui penguatan program inovasi, pengembangan riset, dan fasilitasi kekayaan intelektual.

Kegiatan ini juga menegaskan peran strategis Bapperida dalam mendorong kreativitas masyarakat.

Sekaligus mendukung perangkat daerah untuk terus menghadirkan terobosan baru.

Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah Tubernova Award, ajang apresiasi inovasi tingkat kabupaten.

Program ini terbukti mendorong lahirnya inovator baru dari masyarakat dan perangkat daerah.

“Secara keseluruhan, jumlah peserta menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam empat tahun terakhir,” tutur Danang.

Pada tahun 2025, total peserta mencapai 106 inovasi dari masyarakat maupun organisasi perangkat daerah (OPD).

Angka tersebut naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 42 peserta. Mantan Plt Kepala Bapperida Tuban itu menyebut, meningkatnya antusiasme diikuti semakin kuatnya ekosistem inovasi daerah.

Program Tuban Tekno – Inkubasi Inovasi juga menjadi perhatian utama dalam FKP.

Program ini berfungsi sebagai pendampingan pra-lomba bagi para inovator melalui kelas pembelajaran yang melibatkan narasumber kompeten.

Sekretaris Bapperida Danang Tri Nohandono didampingi Kabid Riset dan Inovasi Daerah Moh. Alek Mashadi saat memimpin Forum Konsultasi Publik.
Sekretaris Bapperida Danang Tri Nohandono didampingi Kabid Riset dan Inovasi Daerah Moh. Alek Mashadi saat memimpin Forum Konsultasi Publik.

Selama tiga tahun terakhir, jumlah peserta inkubasi terus meningkat. Pada 2025, program ini diikuti 77 inovator dari OPD dan masyarakat.

Inkubasi tersebut dirancang agar inovasi yang dikembangkan tidak hanya layak diterapkan, tetapi juga memiliki nilai manfaat ekonomi, sosial, dan keberlanjutan.

Tak kalah penting, Danang yang didampingi Kabid Riset dan Inovasi Daerah (Rida) Moh. Alek Mashadi juga memaparkan capaian fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Sepanjang 2023–2025, pengurusan hak cipta, merek, dan paten sederhana di Tuban terus bertambah.

Pada 2025, tercatat 17 hak cipta telah difasilitasi oleh Klinik KI Bapperida—naik dibanding tahun sebelumnya.

Fasilitasi ini diberikan melalui pendampingan kelengkapan berkas hingga penerbitan Surat Pencatatan Hak Cipta yang dikirimkan langsung kepada pemohon.

Bapperida juga menyoroti peran aplikasi Sistem Riset dan Inovasi Daerah (SISEVA) yang kini menjadi pusat data inovasi Tuban.

Aplikasi tersebut berfungsi mempercepat penyebaran informasi hasil riset dan menghindari duplikasi inovasi.

Hingga 2025, sebanyak 99 inovasi OPD dan 31 inovasi masyarakat tercatat dalam SISEVA.

Tahun sebelumnya, sebanyak 27 kajian riset telah diinput dalam sistem.

Dalam paparan juga dijelaskan indeks inovasi daerah Kabupaten Tuban berada pada kategori inovatif.

Pada 2025, skor indeks mencapai 55,60—lebih tinggi dibanding capaian 2023 yang berada di angka 46,70.

Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kreativitas sekaligus efektivitas program inovasi yang dijalankan pemerintah daerah.

Bapperida juga menerima penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk kategori Kajian Kebijakan yang Dimanfaatkan.

“Penghargaan ini diberikan atas pemanfaatan rekomendasi kebijakan yang terbukti dituangkan dalam regulasi daerah, program pembangunan, serta dokumen perencanaan seperti RPJMD dan RKPD,” ungkapnya.

Turut hadir dalam FKP tersebut unsur pentahelix. Meliputi akademisi, pengusaha, unsur pemerintahan, komunitas, media massa, inovator, dan masyarakat luas. (yud)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #Inovator #Siseva #tuban tekno #tubernova #Bapperida