RADARTUBAN-Memasuki hari ketiga pencarian Tasrip, nelayan asal Desa Socorejo, Kecamatan Jenu yang hilang, masih belum membuahkan hasil.
Cuaca buruk di perairan setempat menyulitkan tim SAR gabungan melakukan penyisiran.
Kasat Polairud Polres Tuban AKP Dean Tommy Rimbawan mengatakan, pencarian hari ketiga difokuskan pada titik ditemukannya kapal korban.
Persisnya, pada radius 5 mil di lokasi penemuan kapal korban dan titik tempat korban menebar jaring ikan.
Tim SAR gabungan yang diterjunkan mencari nelayan yang dikabarkan hilang pada Rabu (19/11) itu merupakan gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Sat Polairud Polres Tuban, dan Basarnas Surabaya.
Pencarian juga melibatkan nelayan setempat. “Ada empat perahu karet yang kami gunakan untuk pencarian dan perahu nelayan setempat,'’ jelas Tommy.
Dia mengatakan, kencangnya angin dan tingginya ombak memicu pencarian tidak maksimal.
Cuaca yang tidak bersahabat tersebut menjadikan perahu karet yang ditumpangi petugas sulit dikendalikan.
Bahkan, petugas harus menepi beberapa kali dan memaksa pencarian hari ketiga harus diakhiri lebih cepat dibanding dua hari sebelumnya.
Menurut Tommy, jika memasuki hari ketujuh, pencarian orang hilang di perairan lebih sulit ditemukan.
Asumsi tersebut didasarkan pada kondisi korban yang berpotensi mengapung ke permukaan pada hari ketiga dan keempat. Setelah itu, korban tenggelam.
"Namun demikian tetap kita optimalkan untuk bisa lebih cepat menemukan korban,'’ tandasnya.(an/ds)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni