RADARTUBAN – Panggung Forsa Idol Jawa Timur kembali membuktikan satu hal: bakat dangdut dari desa pun bisa menggetarkan skala provinsi.
Itu dibuktikan Syarif Hidayatullah, pemuda asal Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, yang sukses meraih Juara 1 Forsa Idol DPW Jawa Timur kategori senior di Malang, Sabtu (22/11).
Kemenangannya memastikan ia menjadi wakil resmi Jawa Timur menuju Forsa Idol Nasional 2025 di Jakarta, Desember mendatang.
Syarif—mahasiswa semester 3 Prodi Musik Universitas Negeri Surabaya (Unesa)—mencuri perhatian dewan juri lewat vokal matang dan cengkok kuat dalam membawakan lagu-lagu Rhoma Irama.
Penampilan yang rapi dari sisi teknik hingga panggung membuatnya unggul dari ratusan peserta lain.
Ketua DPC Forsa Forsa (Fans of Rhoma and Soneta) Kabupaten Tuban, M. Khoiruddin Naja, tak menutupi kebanggaannya.
“Penampilan Syarif sangat memuaskan. Vokalnya matang, penguasaan panggungnya kuat. Kami sangat optimis ia mampu meraih prestasi di tingkat nasional dan mengharumkan nama Jawa Timur, khususnya Tuban,” ujarnya.
Lolos Seleksi Berjenjang, Syarif Melaju dari Tuban hingga Provinsi
Perjalanan Syarif menuju level provinsi ditempuh lewat seleksi ketat di tingkat kabupaten.
PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) dan Forsa sebagai mitra penguatan talenta dangdut daerah, mengirimkan para peserta terbaik.
Dari babak penyisihan di Lamongan, Syarif berhasil merebut tiket ke Jawa Timur dan akhirnya naik podium juara.
Syarif sendiri mengaku tak menyangka bisa meraih posisi tertinggi.
“Alhamdulillah, saya optimis masuk tiga besar, tetapi saya berdoa agar diberi kesempatan mewakili Jawa Timur. Dan ternyata diberikan juara 1, alhamdulillah,” ungkapnya.
Kini Syarif mulai bersiap menghadapi kompetisi nasional yang mempertemukannya dengan juara dari 34 provinsi se-Indonesia.
“Kompetisi ini adalah ajang bertahap yang menguji kesiapan mental dan teknik peserta. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Tuban dan Jawa Timur agar saya dapat memberikan yang terbaik,” tuturnya.
PAMDI Tuban: Prestasi Ini Harus Jadi Pemantik Talenta Muda
Dukungan juga datang dari Ketua DPC PAMDI Tuban, H. Faishol Rozi, yang menilai capaian Syarif sebagai bukti bahwa Tuban tidak kekurangan bakat dangdut berkualitas.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi prestasi Syarif Hidayatullah yang membawa nama Tuban di panggung nasional Forsa Idol 2025,” ujarnya.
Faishol berharap keberhasilan ini memacu keberanian talenta PAMDI lainnya untuk naik kompetisi, meningkatkan skill dan jam terbang.
Ayah Faishol-begitu panggilan akrabnya- menegaskan PAMDI terus berkomitmen mencetak bibit unggul melalui program pembinaan vokalis cilik, musisi, hingga MC dangdut bocil yang sudah berjalan—termasuk fasilitas latihan gratis setiap Sabtu malam di Tuban Abirama.
Anak Usia 6 Tahun dari Tuban Juga Raih Penghargaan
Tak hanya kategori senior, Tuban juga mencatatkan prestasi di ranah junior. Anjani, talent binaan PAMDI berusia enam tahun, berhasil membawa pulang penghargaan Best Penampilan Terfavorit Forsa Idol Junior.
Dengan dua prestasi sekaligus, Tuban menegaskan diri sebagai kantong talenta dangdut di Jawa Timur. Dan Desember nanti, sorotan nasional berpeluang tertuju pada satu nama: Syarif Hidayatullah, wakil resmi Jawa Timur yang siap naik panggung besar Forsa Idol 2025. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni