RADARTUBAN – Pertamina terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tuban melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).
Beragam inisiatif diluncurkan, mencakup bidang lingkungan, sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Beberapa program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) itu telah dilaksanakan di Tuban.
Baca Juga: Pantai Panduri, Keindahan Pesona Wisata yang Berkolaborasi dengan Pertamina
Mulai dari Kampung Briket hingga Pelestarian Ekosistem Pantai
Dimulai dari program unggulan Kampung Eco Briket, inovasi pengolahan limbah kulit siwalan menjadi briket ramah lingkungan.
Program ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan emisi karbon, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Di sektor lingkungan, Pertamina juga mengembangkan Ekowisata Pantai Panduri.
Sebuah program konservasi pesisir yang melibatkan penanaman vegetasi pantai, pembersihan area pesisir, hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Melalui program ini, warga diberdayakan sebagai pengelola ekowisata sekaligus pemandu wisata.
Komitmen menjaga ekosistem turut diwujudkan lewat penanaman ribuan bibit cemara laut serta tanaman produktif lainnya di kawasan pesisir dan perbukitan.
Upaya tersebut ditujukan untuk mitigasi abrasi, menjaga ekosistem darat, sekaligus menurunkan emisi karbon.
Tidak hanya fokus pada lingkungan, Pertamina juga menggulirkan sejumlah inisiatif sosial dan ekonomi.
Di antaranya, pelatihan manajemen ekowisata, pengembangan produk lokal, hingga peningkatan kapasitas kewirausahaan bagi masyarakat.
Pertamina turut membantu pembangunan fasilitas umum, seperti kamar mandi dan tempat wudu di berbagai fasilitas ibadah.
Selain itu, perusahaan juga memberikan perhatian pada isu kesehatan dan pendidikan melalui dukungan program kesehatan serta penyediaan beasiswa bagi pelajar.
Untuk sektor perikanan, Pertamina menyalurkan premi asuransi bagi nelayan sebagai bentuk perlindungan dan dukungan keberlanjutan pekerjaan mereka.
Melalui serangkaian program ini, Pertamina berharap kontribusi CSR dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tuban secara berkelanjutan.
Penguatan Program TAMASYA di Tuban
Di Tuban, program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
FT Tuban resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban pada Selasa (25/11).
Sebagai tindak lanjut, digelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengasuh dengan fokus pada pola asuh aman, sehat, responsif, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Investasi terbaik untuk masa depan adalah memastikan anak tumbuh di lingkungan aman dan mendukung. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pengasuh memiliki keterampilan yang semakin kuat,” ungkap Fuel Terminal Manager Tuban, Rahmad Febriadi.
Pertamina FT Tuban juga menyerahkan APE sebagai sarana penunjang pembelajaran anak. Kepala Bidang Dinkes P2KB Tuban, Harsono, menilai dukungan ini berdampak langsung pada peningkatan standar layanan TPA.
Salah satu peserta pelatihan, Arina Sadida dari TPA Al-Azhar, mengaku mendapatkan banyak ilmu baru. “Pelatihan ini membantu kami memahami pola pengasuhan yang lebih terstruktur. APE yang diberikan juga sangat bermanfaat,” ujarnya.
Komitmen Jangka Panjang Pertamina
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut TAMASYA sebagai wujud nyata dukungan Pertamina terhadap penguatan ketahanan keluarga.
“Surabaya dan Tuban menjadi contoh bagaimana kolaborasi Pertamina, pemerintah, dan komunitas dapat memberikan manfaat langsung bagi anak dan keluarga,” katanya.
Melalui Program TAMASYA, Pertamina Patra Niaga menegaskan kontribusi jangka panjangnya dalam membangun generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Komitmen yang relevan bagi masyarakat Tuban yang tengah memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama