Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Proyek Strategis Rehabilitasi Saluran di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong DPUPRPRKP Tuban Berhasil Atasi Langganan Banjir di Empat Desa

Ahmad Atho’illah • Rabu, 3 Desember 2025 | 22:28 WIB
Saluran di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong setelah dinormalisasi dan dilengkapi dengan chek dam. Kini, air hujan dari wilayah perbukitan lebih terkontrol, sehingga tidak lagi banjir.
Saluran di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong setelah dinormalisasi dan dilengkapi dengan chek dam. Kini, air hujan dari wilayah perbukitan lebih terkontrol, sehingga tidak lagi banjir.

RADARTUBAN - Satu lagi proyek strategis daerah yang menjadi leading sektor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Tuban tuntas dikerjakan.

Kali ini proyek rehabilitasi saluran senilai Rp 9,5 miliar di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong.

Dulu, sebelum saluran di sisi selatan Desa Sumurgung, Kecamatan Montong ini rehabilitas, Kadris dan sebagian besar masyarakat di desa setempat dan beberapa desa tetangga selalu gelisah ketika hujan lebat mengguyur.

Pasalnya, kiriman air hujan dari wilayah perbukitan hampir pasti meluber ke lahan pertanian di sepanjang bantaran saluran hingga menggenangi rumah-rumah warga.

Namun, setelah saluran yang sebelumnya hanya selebar depa dan tinggi orang dewasa itu dinormalisasi dan dilengkapi dengan check dam, kini Kadris dan warga desa setempat serta beberapa warga di desa tetangga akhirnya bisa hidup tenang.

Foto-foto selengkapnya di sini...

Lahan persil yang digarapnya tak lagi tersapu banjir.

Begitupun sebagian rumah-rumah warga yang saban tahun langganan tergenang bah kiriman dari hulu, kini hanya menyisakan genangan kecil. Itupun lantaran hujan turun saking lebatnya.

‘’Kalau dulu (sebelum saluran direhabilitasi, Red), setiap hujan deras hampir pasti membawa banjir (di wilayah hilir, Red),’’ katanya dengan bahasa Jawa.

Kadris sangat bersyukur, saluran yang hampir saban tahun menjadi pemicu banjir di desa setempat dan desa tetangga ini akhirnya masuk proyek strategis Pemkab Tuban.

Sebab, sejak dari dulu masyarakat mengharapkan adanya normalisasi saluran.

‘’Kami sebagai petani yang menggarap lahan di samping kanan-kiri saluran, akhirnya bisa tenang,’’ tutur pria 62 tahun itu dengan ucapan syukur.

Kepala Desa Sumurgung, Kecamatan Montong Ahmad Roziqin mengamini bahwa proyek senilai Rp 9,5 miliar yang terbagi dalam beberapa titik itu membawa manfaat yang sangat besar untuk warganya dan beberapa desa tetangga.

‘’Proyek ini baru saja selesai, dan alhamdulillah saat hujan lebat kemarin, dampak positifnya sudah bisa dirasakan. Lahan pertanian tak lagi kebanjiran, dan rumah-rumah warga juga tidak lagi tergenang,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Diungkapkan Ziqin—sapaan akrab kepala desa muda itu, sebelum saluran di selatan desanya ini dinormalisasi menjadi semacam bendungan mini.

Yang terdampak luapan saluran setiap hujan lebat turun tidak hanya desanya, tapi juga beberapa desa lain hingga hilir saluran, seperti Desa Pakel, Montong, Talangkembar, dan Guwoterus.

‘’Ketika Sumurgung yang menjadi hulu mengalami banjir, maka hampir pasti beberapa desa di hilir juga ikut tergenang. Tapi sekarang (setelah dinormalisasi dan dilengkapi dengan chek dam, Red) insyaallah tidak lagi,’’ tuturnya.

Lebih lanjut, Ziqin menyampaikan, sebelum ada proyek strategis pemerintah daerah tersebut, warganya di Dusun Bean, tepatnya di RT 2 dan RT 3, hampir pasti terdampak banjir luapan saluran.

‘’Alhamdulillah, hujan lebat kemarin sudah aman (tidak ada banjir, Red). Proyek ini benar-benar memberikan manfaat besar untuk masyarakat,’’ tandasnya. (tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#banjir #hujan #montong #dpuprprkp tuban #Desa Sumurgung