RADARTUBAN - Dari tujuh proyek strategis Pemkab Tuban yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Tuban, lima di antaranya tuntas dikerjakan.
Kelima proyek strategis itu, yakni peningkatan jalan Penambangan-Kedungireng, Kecamatan Semanding senilai Rp 4,5 miliar.
Selanjutnya, peningkatan Jalan Letda Sucipto Rp 3,4 miliar; peningkatan jalan Mojomalang-Jati, Kecamatan Parengan 4,54 miliar; dan pembangunan saluran dan drainase Desa/Kecamatan Widang Rp 3,89 miliar.
Serta yang baru rampung, proyek rehabilitasi saluran senilai Rp 9,5 miliar di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong.
Foto-foto selengkapnya di sini...
Praktis, kini tinggal menyisakan proyek pembangunan SPAM di Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan senilai Rp 1,45 miliar dan peningkatan jalan Bulu-Jatirogo lanjutan II senilai Rp 29,6 miliar yang bakal segera rampung.
Kepala DPUPRPRKP Tuban Agung Supriyadi menjelaskan, semua proyek pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun, disebut menjadi proyek strategis karena memiliki dampak signifikan dan sifat strategis untuk mencapai tujuan pembangunan jangka panjang, seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
‘’Proyek rehabilitasi saluran di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, misalnya. Mas Bupati (Aditya Halindra Faridzky, Red) memahami betul bahwa normalisasi saluran di Desa Sumurgung ini memiliki dampak signifikan untuk masyarakat, baik dari sisi kehidupan sosial (mengurai persoalan banjir) maupun untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian,’’ katanya.
Sehingga menempatkan pembangunan saluran ini ke dalam proyek strategis daerah yang harus dituntaskan tahun ini.
Lebih lanjut, Agung menjelaskan, sebelum proyek normalisasi saluran di Desa Sumurgung itu direalisasikan, terlebih dahulu dilakukan kajian secara mendalam hingga menghasilkan Detail Engineering Design (DED) atau desain teknik rinci sesuai kebutuhan lapangan.
Saluran yang sebelumnya hanya selebar kurang lebih satu meter setengah dan kedalaman dua meteran, kini telah dilebarkan menjadi 12 meter di bagian atas dan sekitar 7 meter di bagian dasar dengan kedalaman berkisar 8 meter.
Untuk memperkuat masing-masing sisi dipasangi bronjong berundak dengan panjang 2,30-2,31 meter. Dan untuk mengendalikan air dari hulu dilengkapi dengan chek dam.
‘’Semoga hasil pembangunan rehabilitas saluran di Desa Sumurgung ini bisa memberikan manfaatkan untuk masyarakat secara luas,’’ harapannya. (tok)
Editor : Yudha Satria Aditama