Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

IIKNU Tuban Jadi Pelopor, Seluruh Mahasiswa dan Karyawan Resmi Terdaftar BPJS Kesehatan

M. Mahfudz Muntaha • Kamis, 4 Desember 2025 | 02:45 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Giyanto bersama Rektor IIKNU Tuban Miftahul Munir menandatangani perjanjian kerja sama pada Rabu (3/12).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Giyanto bersama Rektor IIKNU Tuban Miftahul Munir menandatangani perjanjian kerja sama pada Rabu (3/12).

RADARTUBAN – Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban memastikan seluruh mahasiswa dan karyawannya terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepastian itu ditegaskan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kolektif dengan BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Rabu (3/12).

Rektor IIKNU Tuban Miftahul Munir mengatakan, pendaftaran kolektif ini dilakukan karena pentingnya jaminan kesehatan bagi seluruh civitas akademika.

Menurut dia, dengan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mahasiswa maupun karyawan dapat terbantu ketika mengalami gangguan kesehatan.

“Kesehatan itu segala-galanya,” ujarnya.

Munir menambahkan, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dinilai tepat karena IIKNU bergerak di bidang kesehatan. Ia berharap program itu dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Tuban.

“Tentunya ini ke depan bisa menjadi role model di Tuban,” harapnya.

Dia menjelaskan, kepesertaan mahasiswa dalam JKN sudah diberlakukan sejak tahap penerimaan mahasiswa baru.

Mahasiswa yang belum terdaftar akan difasilitasi oleh kampus, termasuk membantu pemindahan fasilitas kesehatan bagi mereka yang berasal dari luar daerah.

“Seperti tahun ini 300 mahasiswa baru sudah terdaftar semua. Jadi jika keseluruhan mahasiswa ada sekitar seribu sudah terdaftar BPJS,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro Wahyu Giyanto menyampaikan bahwa IIKNU menjadi pelopor kerja sama kepesertaan JKN di wilayah Tuban–Bojonegoro.

“Kolaborasi ini karena IIKNU sadar bahwa kesehatan anak didiknya itu menjadi prioritas, sehingga didaftarkan semua mahasiswa dan karyawannya di BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Menurut Wahyu, program ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Tuban.

Saat ini angka kepesertaan mencapai 96 persen, sementara targetnya 98 persen.

“Ini salah satu upaya kami mengejar target agar dua persen warga Tuban itu bisa tercover,” imbuhnya.

Dia menegaskan, kerja sama akan terus berlanjut karena program tersebut sudah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. Ke depan, ada peluang kolaborasi lain di bidang kesehatan kampus.

“Nanti mungkin setelah berkolaborasi kepesertaan selanjutnya bisa bekerja sama dengan kegiatan promotif preventif,” pungkasnya. (*)

Editor : Amin Fauzie
#BPJS Kesehatan #IIKNU Tuban #Perjanjian Kerja Sama