RADARTUBAN – Kombespol Agung Setyo Nugroho memimpin apel pagi perdana sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Tuban, Rabu (10/12).
Mantan Kapolres Jombang ini resmi ditunjuk Kapolda Jawa Timur melalui Surat Perintah Nomor: Sprint/2611/XII/KEP/2025 tertanggal 8 Desember 2025.
Dia menggantikan AKBP William Cornelis Tanasale yang dicopot karena dugaan setoran dan pemotongan anggaran operasional.
Di hadapan ratusan personel Polres Tuban, perwira polisi lulusan Akpol 2002 itu menegaskan pentingnya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian.
Apalagi di tengah sorotan publik atas sejumlah pemberitaan negatif dalam beberapa pekan terakhir.
“Semoga kehadiran saya dapat memberikan kenyamanan seluruh anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Agung menekankan bahwa kepemimpinan yang dia emban bukan tanggung jawab individu.
Karena itu, perwira berpangkat melati tiga itu mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan, integritas, serta disiplin dalam pelaksanaan tugas.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Kita akan melakukan pengawasan bersama Waka dan para pejabat utama,” tegas mantan Kapolres Kediri tersebut.
Dalam amanatnya, Agung juga menekankan agar seluruh personel berhati-hati dalam bertugas, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Setiap tindakan kecil, katanya, akan berdampak pada kepercayaan publik terhadap institusi.
“Kurangi pelanggaran, khususnya anggota yang bertugas di bidang operasional. Kalau kalian ingin diperlakukan baik, kalian harus berbuat baik dulu,” pesan Agung.
Selain meminta peningkatan kinerja, Agung mengingatkan jajaran agar tidak menyombongkan jabatan dan pangkat.
“Jangan sombong atas jabatan yang kalian dapatkan. Semua ini hanya sementara. Laksanakan tugas dengan baik dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya menutup apel.
Dengan situasi Polres Tuban yang kini dalam masa pemulihan citra, Plt Kapolres menargetkan penguatan kedisiplinan internal.
Selain itu, tak kalah penting peningkatan pelayanan publik, dan pemulihan kepercayaan masyarakat sebagai langkah awal konsolidasi kepemimpinan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama