Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di Tuban Meningkat Jelang Puncak Musim Hujan 2026

M. Mahfudz Muntaha • Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:10 WIB

 

 

Salah satu rumah yang terdampak angin puting beliung
Salah satu rumah yang terdampak angin puting beliung

RADARTUBAN- Pasca bencana puting beliung yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Semanding, Senin (8/12), masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban menyampaikan bahwa potensi angin kencang masih terjadi di beberapa wilayah. Terlebih, memasuki puncak musim penghujan.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Tuban Muhammad Nur menjelaskan, saat ini wilayah Jawa Timur mulai mendekati periode puncak hujan yang diperkirakan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026.

Pada fase tersebut, intensitas hujan meningkat seiring naiknya tingkat konvektivitas.

Kondisi itu mendorong pembentukan awan konvektif, termasuk Cumulonimbus, yang kerap menjadi pemicu cuaca ekstrem.

“Ini menyebabkan potensi cuaca ekstrem, termasuk angin kencang. Diperkirakan akan ikut meningkat intensitasnya,” ujarnya.

Menurut Nur, seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban memiliki potensi angin kencang.

Namun, berdasarkan data historis, beberapa wilayah tercatat lebih sering mengalami kejadian serupa.

“Karena wilayah ini pernah tercatat terjadi angin kencang,” katanya. Daerah tersebut meliputi Kecamatan Tuban, Palang, Semanding, Jatirogo, Bangilan, dan Senori.

Pada kejadian Senin (8/12), radar cuaca BMKG Juanda memantau adanya pembentukan awan Cumulonimbus pada 12 kecamatan. Kecamatan tersebut, Palang, Widang, Plumpang, Semanding, Tuban, Grabagan, Singgahan, Montong, Parengan, Senori, Soko, hingga Rengel.

Kondisi tersebut memicu hujan lebat dan angin kencang, dengan dampak terparah di wilayah Semanding.

“Sebelum kejadian angin kencang itu sebenarnya kami dari BMKG sudah memberikan peringatan,” ujarnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk lebih memerhatikan perkembangan cuaca harian serta potensi bencana hidrometeorologi selama periode musim hujan.

“Dan, selalu pantau informasi cuaca serta peringatan dini cuaca yang dibagikan oleh BMKG,” tegasnya.(fud/ds) 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#cuaca esktrem #Puting Beliung #kecamatan semanding #BMKG Tuban #Angin Kencang