RADARTUBAN – Melalui berbagai program, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tuban terus memperkuat kesatuan bangsa serta menjaga ketenteraman masyarakat di tengah keberagaman.
Kepala Bakesbangpol Tuban, Yudi Irwanto, menyampaikan bahwa berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan sebagai upaya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah masyarakat yang majemuk.
Antara lain melalui Kegiatan Sinergisitas Pemkab Tuban Bersama Ormas dan kegiatan sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Tuban.
Selain untuk menciptakan ketertiban masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan mencegah provokasi serta menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, aman, dan damai.
‘’Kegiatan sinergi ini bertujuan agar masyarakat memahami pentingnya pembauran, toleransi, dan rasa nasionalisme, sehingga keberagaman tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan bangsa,” ujarnya.
Mantan Kepala BPBD Tuban ini menegaskan bahwa sosialisasi FPK Kabupaten Tuban yang diselenggarakan November lalu merupakan bagian dari proses membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial.
FPK adalah proses integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, dan etnis melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan, serta perekonomian.
Semua itu untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis masing-masing dalam bingkai NKRI.
Pemkab Tuban melalui Bakesbangpol berharap FPK mampu mengambil setiap peluang yang ada dan memanfaatkannya secara optimal demi kemajuan bangsa.
Sekaligus menumbuhkan jiwa bela negara serta menjaga keharmonisan di daerah.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky melalui Sekda Tuban Budi Wiyana menekankan, keberagaman yang dimiliki Indonesia adalah kekuatan pemersatu bangsa yang harus dikelola dengan baik.
‘’Jangan melihat perbedaan dari sisi kekurangan, tetapi lihat dari sisi kelebihan dan keindahannya. Mari menjalin sinergi Tuban Mbangun Deso Noto Kutho, Lanjutkan,” tegas dia. (yud)
Editor : Yudha Satria Aditama