Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jejak Atlet Tuban di SEA Games: Salsa Sabilillah Sumbang Medali Perunggu untuk Indonesia

Andreyan (An) • Selasa, 16 Desember 2025 | 18:01 WIB
Salsa Sabilillah, atlet sepak takraw asal Tuban, mencatat debut manis dengan meraih perunggu di SEA Games.
Salsa Sabilillah, atlet sepak takraw asal Tuban, mencatat debut manis dengan meraih perunggu di SEA Games.

RADARTUBAN – Dari sebuah dusun di sudut selatan Tuban, nama Salsa Sabilillah kini tercatat di panggung olahraga Asia Tenggara.

Atlet sepak takraw asal Dusun Tlogopule, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding itu mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia pada nomor tim beregu putri SEA Games yang digelar di Nakhon Pathom Municipal Gymnasium, Thailand.

Bagi Tuban, raihan itu bukan sekadar tambahan medali. Ini adalah penanda bahwa kerja panjang pembinaan atlet daerah akhirnya menemukan muaranya.

Salsa menjadi bagian penting tim Merah Putih yang tampil penuh determinasi, menyingkirkan Myanmar dan Malaysia dalam laga-laga krusial, sebelum langkah Indonesia terhenti oleh Vietnam—tim yang akhirnya memaksa Indonesia puas di podium ketiga.

Meski belum mencapai emas, pencapaian tersebut terasa istimewa bagi atlet berusia 22 tahun itu. SEA Games ini menjadi debut perdananya di ajang multievent internasional terbesar di kawasan ASEAN.

“Bangga tentunya, terharu dan masih tidak menyangka bisa berada di titik ini. Sebuah kebanggaan bisa membawa nama Indonesia di kancah olahraga ASEAN,” ungkap Salsa saat dihubungi Jawa Pos Radar Tuban melalui sambungan telepon, Senin (15/12).

Medali perunggu itu, kata Salsa, adalah buah dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin keras dan pengorbanan usia muda.

Dari rutinitas latihan yang melelahkan hingga tekanan mental di level internasional, semuanya terbayar ketika bendera Merah Putih berkibar di podium.

“Medali perunggu ini saya persembahan kepada orang tua dan keluarga di rumah, masyarakat Indonesia, khususnya Tuban yang telah mendoakan saya,” ujarnya.

Pemantik Semangat Pembinaan Takraw di Tuban

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Tuban, Edi Basuki, menilai capaian Salsa sebagai kebanggaan sekaligus validasi atas pembinaan yang selama ini berjalan di daerah.

Menurutnya, prestasi di level SEA Games menegaskan bahwa atlet Tuban mampu bersaing di pentas internasional.

“Ini bukti bahwa pembinaan di Tuban berjalan dengan baik. Salsa adalah contoh nyata atlet daerah yang lahir dari proses panjang dan disiplin tinggi. Kami sangat bangga,” tegasnya.

Edi berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi pembinaan sepak takraw di Tuban.

Fokus pada pembinaan usia dini akan terus diperkuat agar regenerasi atlet tetap terjaga.

“Medali perunggu ini bukan akhir. Kami yakin ke depan Salsa dan atlet-atlet Tuban lainnya bisa melangkah lebih jauh, bahkan meraih emas,” tandasnya.

Dari lapangan kampung hingga arena SEA Games, langkah Salsa Sabilillah membuktikan bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari mana saja—selama ada kerja keras, ketekunan, dan keyakinan untuk terus melompat lebih tinggi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #salsa salsabillah #atlet sepak takraw #thailand #sea games #Semanding