RADARTUBAN – Citimall Tuban secara resmi telah dibuka pada Kamis, (18/12).
Peresmian itu sekaligus menandai hadirnya pusat perbelanjaan modern pertama di Kabupaten Tuban.
Peresmian Citimall Tuban dihadiri langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, bersama sejumlah pejabat daerah dan stakeholder terkait.
Mall yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding ini menjadi salah satu kawasan komersial strategis karena berada di ruas jalan nasional yang ramai dan mudah dijangkau dari pusat kota.
Bupati Tuban yang akrab disapa Mas Lindra itu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Citimall Tuban.
Baca Juga: Bupati Tuban Cup 2025 Naik Level: Prestasi Atlet Meningkat, Ekonomi Lokal Ikut Terangkat
Pusat perbelanjaan itu bukan hanya sekadar ruang belanja, tetapi juga penggerak ekonomi lokal.
Menurutnya, mall ini berkontribusi memperlancar perputaran roda perekonomian di kabupaten berjuluk Kota Legen tersebut.
“Saya tanya ke manajemen Citimall, ini nominal investasinya Rp 250 miliar. Angka itu belum termasuk tenant-tenant di dalam, seperti bioskop XXI itu nilai investasinya Rp 50 miliar,'' jelas dia.
Selain dampak ekonomi langsung, keberadaan mall ini juga dinilai mampu mengurangi kebutuhan masyarakat untuk bepergian jauh hanya untuk berbelanja atau menikmati hiburan modern.
Hal ini dipandang sebagai bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tuban.
Bupati lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu yakin Citimall Tuban akan mendatangkan pengunjung dari luar kota.
Sehingga dampaknya, uang yang berputar di Tuban akan jauh lebih banyak.
''Termasuk pendapatan asli daerah (PAD), diharapkan bisa dapat banyak tambahan dari sini,'' tegas dia.
Direktur Utama PT Nirvana Wastu Usaha Karya, Teges Prita Soraya, menyampaikan bahwa pembangunan Citimall Tuban telah dirancang matang.
Pembangunan itu dilakukan dengan tujuan menjadikan Tuban sebagai destinasi belanja, hiburan, dan rekreasi modern.
Dia merinci, Citimall Tuban menampung sekitar 70 tenant, di mana sekitar 40 di antaranya merupakan pelaku usaha lokal Kabupaten Tuban.
Upaya ini diharapkan mendorong produk lokal untuk naik kelas serta membuka akses pasar yang lebih luas. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama