Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tumbangkan Pegulat Tuan Rumah, Mutoharoh Raih Medali Perak SEA Games 2025 dan Harumkan Nama Tuban

Andreyan (An) • Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:35 WIB

 

Mutoharoh, pegulat asal Kabupaten Tuban menunjukkan medali perak yang diraih dalam SEA Games 2025 Thailand, Kamis (18/12) malam.
Mutoharoh, pegulat asal Kabupaten Tuban menunjukkan medali perak yang diraih dalam SEA Games 2025 Thailand, Kamis (18/12) malam.

RADARTUBAN – Pegulat Mutoharoh merasakan ujian mental sesungguhnya saat turun membela Merah Putih di nomor pertandingan kelas 57 kg gaya bebas putri di arena cabor SEA Games 2025 Thailand, Kamis sore (18/12).

Betapa tidak, pegulat asal Desa Nguruhan, Kecamatan Soko itu harus menghadapi pegulat tuan rumah di Pasific Hall, Chonburi, Thailand.

Perasaan campur aduk benar-benar dirasakannya. Sebab, ini adalah kali pertama baginya berlaga dalam ajang SEA Games. Laga tersebut berformat kompetisi round robin, yakni bersaing dengan tiga pegulat dari tiga negara ASEAN lainnya. Di laga pembuka, pegulat 22 tahun itu sukses mengandaskan perlawanan pegulat Myanmar.

Sayangnya, hasil positif pada pertandingan pertama itu tak mampu dipertahankan pada laga kedua. Pada pertandingan tersebut, Mutoharoh harus mengakui ketangguhan pegulat asal Vietnam.

Asa masih terbuka lebar ketika pegulat dengan tinggi 164 meter itu menghadapi pegulat tuan rumah. Dalam pertandingan tersebut, Mutoharoh dipaksa harus berjibaku, bahkan harus jatuh bangun meladeni kekuatan pegulat Thailand.

Waktu pertandingan menyisakan 30 detik terakhir, skor masih menunjukkan 5-4 untuk keunggulan pegulat asal negeri Gajah Putih itu. Mutoharoh tak berkecil hati. Tekad dan semangatnya untuk memenangkan pertandingan kian membara.

Kegigihannya untuk meraih medali ditunjukkannya hingga detik-detik akhir pertandingan.

Berkat ketenangan dan keberaniannya mencuri poin di detik krusial, dia  akhirnya menutup laga dengan poin 5-4 sekaligus memastikan medali perak untuk kontingen Indonesia.

Prestasi yang ditorehkan itu terasa spesial bagi pegulat yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Negeri Malang (UM) itu. Sebab, medali perak diraih saat baru melakoni debut perdana dalam ajang olahraga bergengsi tingkat ASEAN itu.

"Tidak menyangka di 30 detik akhir bisa membalik keadaan. Senang tentunya dan terharu. Medali ini saya persembahkan untuk orang tua di rumah, keluarga, dan masyarakat Indonesia, khususnya Tuban,’’ ujar Mutoharoh saat dihubungi Jawa Pos Radar Tuban melalui sambungan telepon, kemarin (19/12).

Alumni SMA Negeri Olahraga Jawa Timur itu menyampaikan, kendati sempat canggung saat melakoni debut perdananya, pegulat yang menyabet medali emas PON XXI Aceh-Sumut 2024 itu mengaku mendapat banyak pengalaman dan pelajaran dalam setiap laga.

"Levelnya semakin meningkat jadi pesaing untuk meraih medali cukup sengit. Bersyukur banyak pengalaman yang saya dapatkan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk kompetisi selanjutnya. Semoga ke depan bisa meraih emas,’’ tuturnya.

Prestasi membanggakan yang turut mengharumkan nama Kabupaten Tuban di kancah olahraga ASEAN itu mendapat apresiasi dari Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Tuban Nur Khamid.

Dia mengatakan, prestasi yang diraih Mutoharoh meneguhkan bahwa Kabupaten Tuban tidak pernah kehabisan bakat dalam cabor gulat.

"Alhamdulillah, cabor gulat Tuban setiap tahunnya selalu konsisten menorehkan medali di kancah ASEAN,’’ tutur dia.

Khamid menyebut kemenangan  ini menjadi terasa spesial baginya sebab lawan yang dikalahkan Mutoharoh merupakan lawan yang juga dikalahkan pegulat seniornya di ajang SEA Games edisi sebelumnya.

"Semoga medali perak ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas agar di SEA Games edisi tahun mendatang bisa meraih medali emas,’’ tandasnya. (an/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #perak #SEA Games 2025 #sea games #Pegulat #Mutoharoh