Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah Tuai Kritik Pengelola Pendidikan

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 31 Desember 2025 | 15:17 WIB
Mobil SPPG saat mendistribuskan makan bergizi gratis di MA Ash Shomadiyah Tuban, minggu lalu.
Mobil SPPG saat mendistribuskan makan bergizi gratis di MA Ash Shomadiyah Tuban, minggu lalu.

RADARTUBAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan di masa libur sekolah.

Apa reaksi pengelola lembaga Pendidikan atas beroperasinya program tersebut ketika siswa tak berada di sekolah?

Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Kepala MA Ash Shomadiyah, Riza Sholahuddin Habibi menilai operasional MBG saat libur sekolah terkesan dipaksakan.

“Kalau kami hitung-hitung itu pun tidak sesuai budget-nya,” ujarnya.

Menurut Riza, dalam masa libur sekolah kebutuhan makan siswa sejatinya sudah terpenuhi di rumah.

Sarapan, makan siang, hingga makan malam menjadi tanggung jawab orang tua.

Karena itu, kata dia, lebih baik program tersebut tidak dilanjutkan sementara. Selain tidak efektif, pelaksanaan MBG justru menimbulkan persoalan baru.

Lha kalau anaknya rumahnya jauh dari sekolah, malah kasihan anaknya jauh-jauh hanya untuk ambil MBG, padahal seharusnya bisa menikmati liburan,” beber pendidik yang akrab disapa Gus Riza itu.

Tak hanya siswa dan orang tua yang terdampak. Pihak sekolah juga ikut terbebani.

Di masa libur, guru tetap harus datang ke sekolah untuk mengawal distribusi MBG, meski sejatinya juga memiliki hak beristirahat.

Pengasuh Ponpes Ash Shomadiyah itu menilai, seharusnya MBG dihentikan sementara. Dana yang ada, menurutnya, bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.

Mulai dari penanganan bencana nasional di Aceh dan Sumatera, hingga percepatan rehabilitasi.

Alternatif lain, dana bisa langsung ditransfer ke orang tua siswa agar pemenuhan gizi anak tetap terjaga selama liburan.

Ini agak rancu kalau dipaksakan,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta mulai Senin (29/12) MBG tidak lagi dikirimkan ke sekolah. Program bisa kembali berjalan saat siswa masuk sekolah pada 5 Januari mendatang.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional sebelumnya menegaskan pelayanan MBG tetap berjalan selama libur sekolah.

BGN memastikan distribusi makanan tidak terputus demi menjaga asupan gizi anak-anak Indonesia dan kelompok rentan.

BGN menyatakan ingin memastikan pemenuhan gizi tetap berlanjut, meski sekolah libur.

Selama masa liburan, paket MBG tetap disalurkan kepada siswa dan kelompok rentan sebagai bentuk komitmen menjaga keberlanjutan pemenuhan gizi.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Tuban Abdul Rakhmad belum memberikan respons terkait wacana usulan yang diusulkan pengasuh Ponpes Ash Shomadiyah Tuban.

Pertanyaan yang dikirim wartawan koran ini  melalui WhatsApp (WA)-nya belum dibalas hingga berita ini ditulis pukul 17.10.(fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#libur #Mbg #sekolah #liburan #MA Ash Shomadiyah