Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pelunasan BIPIH Tahap Kedua di Tuban Belum Tuntas, Banyak CJH Masih Terkendala Sistem dan Istitaah Kesehatan

M. Mahfudz Muntaha • Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:05 WIB
Jemaah haji yang sudah mulai menjalani ibadah di tanah suci.
Jemaah haji yang sudah mulai menjalani ibadah di tanah suci.

RADARTUBAN – Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) tahap kedua di Kabupaten Tuban belum sepenuhnya terselesaikan.

Hingga Kamis (8/1), masih terdapat sejumlah calon jemaah haji (CJH) yang belum menuntaskan pelunasan. Sementara batas akhir pembayaran jatuh pada Jumat (9/1).

Pelunasan tahap kedua dibuka selama tujuh hari, mulai 2 hingga 9 Januari. Namun, waktu yang terbatas membuat tidak semua CJH yang berhak lunas dapat menyelesaikan pembayaran. Terutama jemaah dari kuota cadangan.

Plt Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Tuban Imam Bukhori mengatakan, bahwa proses pelunasan bagi jemaah cadangan memerlukan tahapan tambahan dibandingkan jemaah reguler.

“Salah satunya karena jemaah cadangan itu ketika mau pelunasan bipih harus ke Kemenag dulu untuk membuka blokir, setelah bisa dibuka baru selanjutnya mendaftarkan diri ke bank penerima setoran (BPS),” ujarnya.

Apabila hingga batas akhir pembayaran masih terdapat CJH yang belum melunasi, pelayanan pelunasan akan ditutup sembari menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.

Imam menjelaskan, jika Kementerian Haji nantinya memberikan perpanjangan waktu pelunasan, Seksi PHU Kemenag Tuban akan kembali membuka layanan tersebut.

Namun, jika tidak ada kebijakan perpanjangan, pelunasan tidak dapat dilanjutkan dan jumlah jemaah akan disesuaikan dengan data yang telah masuk.

“Karena sampai saat ini belum ada informasi apa pun dari pemerintah pusat,” kata Imam.

Terkait jumlah CJH yang belum melunasi, Imam menyebut bahwa pada pelunasan tahap kedua terdapat 512 jemaah dari kuota cadangan.

Selain itu, terdapat 120 jemaah dari kategori penggabungan dan pendampingan, serta sekitar 394 jemaah dari pelunasan tahap pertama yang sempat terkendala sistem.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa data tersebut masih dalam proses rekapitulasi untuk memastikan jumlah jemaah yang telah dan belum melakukan pelunasan.

“Ini masih proses rekap untuk mengetahui jumlah asli CJH yang sudah melakukan pelunasan atau yang belum,” ujar pejabat definitif kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Tuban itu.

Menurut Imam, salah satu kendala utama yang menyebabkan CJH belum dapat melunasi adalah belum terpenuhinya syarat istitaah kesehatan.

CJH yang belum dinyatakan memenuhi syarat kesehatan belum dapat melanjutkan ke tahap pelunasan.

Hingga saat ini, Kemenag Tuban masih melakukan rekap data pelunasan. Kepastian jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum akan diketahui setelah batas akhir pelunasan.

“Sekarang masih terus rekap data pelunasan, nanti di hari terakhir baru datanya akan diketahui berapa yang lunas dan sisa berapa,” pungkasnya. (fud)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #ibadah haji #bipih #cjh #istitaah kesehatan #Biaya Haji