RADARTUBAN – Ketertiban kendaraan yang beroperasi di Kabupaten Tuban masih jauh dari ideal.
Dalam operasi ramp check dan pemeriksaan kesehatan terhadap kendaraan yang melintas di Terminal Tipe A Kambang Putih Tuban, Rabu (4/2), justru mengungkap fakta yang memprihatinkan.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Tuban Ipda Imam Susilo menyampaikan, ramp check ini dilakukan secara sampling terhadap sejumlah kendaraan yang melintas menuju arah Kota Tuban.
Pemeriksaan meliputi aspek keselamatan dan aspek administrasi kendaraan.
Berdasarkan data Satlantas Polres Tuban, sejumlah kendaraan yang terjaring operasi ramp check meliputi 3 bus pariwisata, 2 elf angkutan pariwisata, 3 truk, dan 2 bus AKAP.
Dari seluruh kendaraan tersebut, hanya dua elf angkutan pariwisata yang bermasalah dalam administrasi, yakni pajak mati.
Dalam operasi tersebut, Satlantas Polres Tuban menggandeng petugas Termintal Tipe A Kambang Putih, DLHP Tuban, Jasa Raharja, dan Dinkes P2KB Tuban.
"Hasilnya masih ditemukan pemilik kendaraan telat bayar pajak, kami beri teguran untuk segera menunaikan kewajibannnya. Petugas juga menjumpai wiper salah satu kendaraan patah lalu kami sarankan untuk segera diganti,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Temuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kesadaran tertib administrasi masih jauh dari harapan.
Ironisnya, tak ada sanksi tegas terhadap temuan tersebut, lagi-lagi hanya berupa teguran. Padahal, jelas secara hukum, pajak mati tidak layak beroperasi di jalan raya.
Imam menyampaikan, ramp check merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 sekaligus pemanasan sebelum menyongsong Operasi Ketupat Semeru 2026.
"Ini salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan di tahun ini,’’ jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Satpel TTA Kambang Putih Tuban Rusmanto menyampaikan, setelah ini pihaknya juga masif melakukan pemantauan kendaraan angkutan umum jelang berlangsungnya bulan Ramadan.
"Aktivitas angkutan umum di bulan Ramadan biasanya meningkat, terutama pada arus mudik jelang ramadan, kami bersama stakeholder terkait akan memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang melintas layak dan aman untuk penumpang,’’ pungkasnya. (an/ds)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni