RADARTUBAN – Asap hitam membumbung dari kawasan pesisir pantai utara Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, kemarin (12/2) pagi.
Si jago merah yang melahap rumah milik Sanipan tersebut diduga akibat kebocoran gas elpiji yang memicu ledakan kecil.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00. Saat kejadian, Sanipan berada di belakang rumah. Sementara istrinya tengah memasak di dapur dan menyalakan kompor. Sempat terdengar letupan disertai semburan api.
“Saya kaget. Ketika mengecek ke dapur, api dari kompor sudah merambat ke perabot sekitarnya,” ujar Sanipan saat ditemui Jawa Pos Radar Tuban.
Api dengan cepat membesar setelah menyambar bensin eceran yang disimpan tak jauh dari dapur. Tiupan angin laut turut mempercepat rambatan api ke seluruh ruang dapur.
Sanipan segera mengevakuasi istri dan anaknya ke luar rumah. Dia juga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 07.32.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dan sepuluh personel langsung diterjunkan ke lokasi.
“Proses pemadaman dan pembasahan dilakukan hingga sekitar pukul 08.00 untuk memastikan api tidak merambat ke bangunan lain,” kata Sutaji.
Menurut dia, kebakaran menghanguskan ruang dapur berukuran sekitar 3 x 7 meter dari total luas bangunan 7 x 16 meter.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sumber api berasal dari kebocoran gas elpiji.
Sejumlah barang dilaporkan terbakar, antara lain, 2 unit lemari es, sekitar 20 liter bensin, 2 dus terasi, serta atap dapur.
Meski demikian, sebagian besar perabot rumah tangga dan barang dagangan di bagian depan rumah berhasil diselamatkan. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Sutaji.(an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama