RADARTUBAN — Sehari setelah ditemukannya benda yang diduga granat di pekarangan rumah warga Dusun Topar, Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, kondisi lingkungan setempat tampak kembali normal.
Namun, di balik aktivitas yang berjalan seperti biasa, kegelisahan warga masih terasa hingga Senin (16/2).
Dodik, pemilik pekarangan tempat ditemukannya benda mencurigakan tersebut, mengaku masih diselimuti kecemasan. Dia khawatir masih ada benda serupa yang tertimbun di lahan yang rencananya akan dibangun rumah.
“Awalnya kaget, takut meledak. Kemarin (Minggu, Red) sudah diamankan polisi, tapi sampai sekarang belum tahu itu granat atau bukan,” ujarnya.
Penemuan benda mencurigakan itu bermula saat Triyono, tukang bangunan, hendak menggali tanah untuk fondasi rumah milik Dodik, Minggu (15/2) sekitar pukul 10.00.
Saat menggali pada kedalaman sekitar 70 sentimeter, alat yang digunakannya membentur benda keras.
Karena penasaran, Triyono menggali lebih dalam dan mendapati benda besi tua yang bentuknya menyerupai granat.
Temuan tersebut sontak membuat pemilik rumah terkejut dan memicu kekhawatiran warga sekitar.
Kasi Humas Polres Tuban Iptu Siswanto mengatakan, setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan sterilisasi lokasi.
“Petugas langsung memasangi police line sembari menunggu tim Jihandak Polda Jatim,” kata Siswanto.
Tim penjinak bahan peledak tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 dan segera mengamankan benda yang diduga granat tersebut. Selanjutnya, benda itu dibawa ke Gegana Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan dan penelitian lebih lanjut.
Terkait hasil pemeriksaan, Siswanto menegaskan bahwa hingga kini benda temuan tersebut masih diteliti oleh tim ahli Jihandak.
“Kami pastikan setelah benda dievakuasi, lokasi sudah aman. Untuk perkembangan terbaru, benda tersebut masih diteliti guna memastikan jenis dan tingkat bahayanya,” tandasnya.(an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama