Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Setahun Kepemimpinan Lindra–Joko, Ruang Publik Tuban Kian Hidup dan Jadi Pusat Ekonomi Baru

Ahmad Atho’illah • Jumat, 20 Februari 2026 | 12:54 WIB

 

 

Bupati Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati Joko Sarwono yang selalu bersama dalam setiap kegiatan.
Bupati Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati Joko Sarwono yang selalu bersama dalam setiap kegiatan.

RADARTUBAN – Hari ini (20/2), Bupati Aditya Halindra Faridzky genap setahun memimpin Kabupaten Tuban di periode kedua dan tepat setahun bersama Wakil Bupati Joko Sarwono yang dilantik Presiden Prabowo Subianto secara serentak pada 20 Februari 2025 lalu.

Mengusung visi Mbangun Deso Noto Kutho, Kolaborasi, Inovasi, Karya, Lanjutkan! untuk Tuban Sejahtera, Berkeadilan, Berbudaya, dan Berkelanjutan, di tahun pertama periode kedua Mas Lindra—sapaan akrab bupati—ini telah banyak perubahan pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat. Di antara yang tampak dan bisa dinikmati langsung adalah penataan ruang publik.

Beberapa ruang publik hasil revitalisasi kepemimpinan Mas Lindra di periode pertama yang kini menjadi episentrum pusat rekreasi dan kegiatan ekonomi masyarakat, yakni Alun-Alun, Taman Hutan Kota Abhipraya, Tuban Abhirama, dan GOR Rangga Jaya Anoraga.

Berkat revitalisasi dengan konsep kekinian tersebut, kini masyarakat Tuban tidak lagi kesulitan mencari ruang yang nyaman untuk berkegiatan.

Setiawan, salah satu warga Tuban mengatakan, yang paling menarik dari hasil revitalisasi ruang publik ini, adalah membudayanya kegiatan olahraga masyarakat.

‘’Baik di GOR, di Alun-Alun, maupun di Taman Hutan Kota Abhipraya, kini menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat, utamanya jogging. Bagi kami ini sangat positif. Apalagi, rata-rata anak muda,’’ katanya ketika dimintai komentar ihwal keberadaan ruang publik Tuban di era Mas Lindra.

Lebih lanjut, Setiawan menyampaikan, seiring ruang publik yang semakin nyaman, budaya masyarakat dalam membuang sampah juga semakin baik.

‘’Apa yang sudah dibangun pemerintah daerah harus kita jaga bersama, dan budaya baik dalam membuang ini harus menjadi kebiasaan masyarakat Tuban,’’ tandasnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Tuban Arif Handoyo mengatakan, salah satu misi Mas Bupati adalah Memantapkan Aksesibilitas Infrastruktur Desa dan Utilitas Kota yang Terpadu, Partisipatif, serta Berwawasan Lingkungan. Misi ini kemudian diaplikasikan dalam pembangunan ruang-ruang publik.

‘’Salah satu konsep pembangunan yang dijalankan Mas Bupati, adalah keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Dan selain sebagai pusat kegiatan masyarakat, sejumlah ruang publik juga menjadi episentrum ekonomi baru sekaligus pengembangan perekonomian masyarakat Tuban,’’ tuturnya.

Lebih lanjut, Arif menyampaikan, konsep pembangunan di Kabupaten Tuban juga dirancang berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang untuk generasi yang akan datang.

‘’Mas Bupati selalu menekankan konsep pembangunan berkelanjutan. Tujuannya agar generasi mendatang bisa menikmati hasil pembangunan yang telah dikerjakan hari ini,’’ tandasnya. (tok) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Bupati Tuban #Mas Lindra #joko sarwono #Aditya Halindra Faridzky