Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Masa Tunggu Haji 26 Tahun, Calon Jemaah Haji Tuban Sepi Peminat Selama Ramadan

M. Mahfudz Muntaha • Minggu, 22 Februari 2026 | 16:35 WIB

Petugas Kemenhaj Tuban melayani calon pendaftar haji di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Tuban.
Petugas Kemenhaj Tuban melayani calon pendaftar haji di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Tuban.

RADARTUBAN — Memasuki Ramadan, jumlah pendaftar calon jemaah haji (CJH) di Tuban mengalami penurunan.

Aktivitas masyarakat yang cenderung berkurang selama Bulan Suci disebut turut memengaruhi minat pendaftaran menjalankan rukun Islam kelima.

Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tuban Abd Ghofur mengatakan, pada hari biasa jumlah pendaftar dapat mencapai 17–20 orang per hari.

Namun, pada 18–19 Februari, jumlah pendaftar hanya berkisar 7–10 orang per hari, atau turun hampir setengahnya.

“Fenomena ini hampir selalu terjadi setiap Ramadan. Masyarakat lebih fokus menjalankan ibadah puasa dan aktivitas di luar rumah juga berkurang,” kata Ghofur.

Meski demikian, dia memerkirakan jumlah pendaftar akan kembali meningkat setelah Ramadan.

Peningkatan biasanya terjadi seiring dengan arus mudik Lebaran, ketika masyarakat pulang ke kampung halaman dan sekaligus mendaftar haji.

“Apalagi saat mudik, banyak warga yang sekalian mengurus pendaftaran haji,” ujarnya.

Selain itu, antusiasme pendaftaran juga cenderung meningkat menjelang musim pemberangkatan haji maupun setelah kepulangan jemaah.

Menurut Ghofur, momentum tersebut kerap memicu minat masyarakat setelah melihat kerabat atau tetangga menunaikan ibadah haji. “Biasanya tren positif pendaftar muncul pada pra-musim haji dan pasca kepulangan jemaah,” katanya.

Ghofur menilai kondisi penurunan pendaftar selama Ramadan merupakan fenomena tahunan yang masih dalam batas wajar. Dia memastikan jumlah pendaftar akan kembali normal setelah bulan puasa.

Di sisi lain, dia menyebutkan adanya kabar baik bagi pendaftar baru. Saat ini, estimasi masa tunggu haji di Tuban berada di kisaran 26 tahun, lebih singkat dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar 34 tahun.

Penurunan masa tunggu tersebut merupakan dampak dari kebijakan pemerintah yang menyeragamkan masa tunggu haji secara nasional menjadi 26 tahun.

Dengan kebijakan itu, perhitungan daftar tunggu tidak lagi didasarkan pada jumlah pendaftar di tiap daerah, melainkan pada proporsi jumlah penduduk muslim.

“Ke depan, perhitungan masa tunggu akan mengacu pada data waiting list nasional,” ujar Ghofur.

Dengan kebijakan tersebut, pendaftar yang mendaftar pada tahun ini diperkirakan akan berangkat menunaikan ibadah haji pada sekitar tahun 2051.(fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #Haji #Calon Jemaah #Kemenhaj