RADARTUBAN – Polres Tuban menggelar tes urine mendadak terhadap pejabat utama dan para Kapolsek jajaran, Rabu pagi (4/3), usai apel pagi.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen menjaga integritas sekaligus memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Tes urine secara khusus menyasar jajaran pimpinan sebagai bentuk pengawasan internal dan keteladanan bagi anggota. Pemeriksaan dilakukan secara transparan sesuai prosedur, dengan melibatkan Seksi Propam serta tenaga medis di Gedung Klinik Polres Tuban.
Kapolres Tuban, AKBP Alaiddin, turut mengikuti dan mengawasi langsung jalannya pemeriksaan.
Baca Juga: Beby Prisilla, Istri Onadio Leonardo Dipulangkan, Hasil Tes Urine Beby Prisilla Negatif
Perwira lulusan Akpol 2004 ini menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang memerintahkan seluruh personel Polri menjalani tes urine sebagai langkah pengawasan dan pencegahan.
Instruksi itu dikeluarkan menyusul masih ditemukannya oknum anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkotika.
“Hari ini kita melaksanakan tes urine, termasuk saya sendiri, Pak Waka, seluruh Pejabat Utama dan para Kapolsek jajaran,” ujar AKBP Alaiddin.
Perwira berpangkat melati dua itu menegaskan, tes mendadak ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mewujudkan institusi Polri yang bersih dan profesional. Pengawasan, lanjutnya, akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil agar tidak ada ruang bagi personel terlibat narkoba.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk mencegah personel Polres Tuban terlibat narkoba atau sejenisnya,” tegasnya.
Sebanyak 35 personel mengikuti tes tersebut, terdiri dari 15 pejabat utama dan 20 Kapolsek jajaran.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta negatif dari penyalahgunaan narkotika maupun obat berbahaya lainnya.
Melalui langkah ini, Polres Tuban berharap seluruh jajaran semakin disiplin dan menjaga marwah institusi, sekaligus menjadi contoh dalam upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Tuban. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama