Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Umrah dari Tuban Ditangguhkan

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 4 Maret 2026 | 16:00 WIB

 

MENUNGGU REKOMENDASI LKPP: Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban yang masih menunggu peralihan aset ke Kemenhaj Tuban.
MENUNGGU REKOMENDASI LKPP: Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban yang masih menunggu peralihan aset ke Kemenhaj Tuban.

RADARTUBAN –Situasi Timur Tengah yang memanas membuat calon jemaah umrah diliputi kegelisahan.

Sejak Sabtu (28/2), ketika Israel bersama Amerika Serikat memulai serangan terhadap Iran, ketegangan di kawasan tersebut meningkat tajam.

Sejumlah negara menutup wilayah udaranya. Beberapa maskapai pun membatalkan penerbangan ke kawasan Timur Tengah. Dampaknya langsung terasa bagi calon jemaah umrah yang sudah memegang tiket dan jadwal keberangkatan.

Ketidakpastian ini memunculkan pertanyaan besar: apakah keberangkatan tetap sesuai jadwal atau harus tertunda?

Salah satu calon jemaah umrah asal Tuban yang enggan disebutkan namanya berharap tidak ada perubahan jadwal.

Dia dijadwalkan berangkat bersama keluarga pada Minggu ini. “Kami dijadwalkan berangkat Minggu ini. Semoga saja tidak ada perubahan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (2/3).

Menurut dia, seluruh persiapan sudah rampung. Tiket, hotel, visa, hingga paspor telah tersedia.

Sesuai rencana, rombongan akan terbang dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara Internasional King Abdulaziz.

Setibanya di Arab Saudi, mereka dijadwalkan menjalankan ibadah umrah selama Ramadan di Makkah. “Semoga saja semua dimudahkan,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tuban Abd Ghofur menyampaikan bahwa untuk sementara keberangkatan umrah ditangguhkan.

Kebijakan tersebut mengacu pada arahan Kementerian Agama Republik Indonesia. “Penundaan keberangkatan sampai kondisi keamanan Timur Tengah kondusif,” ujarnya.

Dia menambahkan, belum ada kepastian hingga kapan penangguhan diberlakukan. Selama konflik masih berlangsung dan situasi keamanan belum stabil, pemberangkatan dinilai belum memungkinkan.

“Kami minta calon jemaah umrah untuk sabar menunggu sampai keadaan mereda,” katanya.

Lalu bagaimana dengan jadwal haji? Apakah konflik ini akan memengaruhi keberangkatan pada April mendatang?

Abd Ghofur menyebut, hingga saat ini jadwal haji belum terdampak. Seluruh persiapan masih berjalan sesuai rencana awal. “Sehingga sampai saat ini untuk semua persiapan pemberangkatan haji masih seperti awal,” ujarnya.

Dia berharap ketegangan di Timur Tengah segera mereda, sehingga pemberangkatan haji pada akhir April hingga Mei dapat berlangsung lancar.(fud/ds) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #iran #jemaah #umrah #Amerika Serikat #Israel