Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jalan Lingkar Selatan Tuban Rusak Parah, Truk Sampai Patah As Roda di Prunggahan Kulon

M. Mahfudz Muntaha • Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:05 WIB

Karena kondisi jalan lingkar selatan rusak parah, butuh perjuangan berat bagi truk untuk melintas. Kerusakan terparah di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding.
Karena kondisi jalan lingkar selatan rusak parah, butuh perjuangan berat bagi truk untuk melintas. Kerusakan terparah di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding.

RADARTUBAN-Menjelang arus mudik Lebaran, kondisi jalan lingkar selatan (JLS) atau ring road di Tuban semakin memprihatinkan. Sejumlah titik di ruas jalan dari arah Desa Tunah, Kecamatan Semanding ke arah barat mengalami kerusakan cukup parah.

Di beberapa lokasi tampak lubang berdiameter besar dan badan jalan yang ambles.

Kondisi ini menyulitkan kendaraan berat, terutama truk, saat melintas di jalur tersebut.

Salah satu titik kerusakan terparah di wilayah Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding. Jumat (6/3) sekitar pukul 11.00 WIB, kerusakan jalan di lokasi tersebut menyebabkan sebuah truk mengalami patah as roda.

Truk pengangkut sabun dari Surabaya menuju Semarang tersebut dikemudikan Tanto. Dia mengaku sudah berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut karena kondisinya rusak dan sedikit menanjak.

Namun, saat mencoba melewati sisi kiri jalan untuk menghindari truk lain yang mogok di jalur kanan, roda kendaraannya justru masuk ke bagian jalan yang ambles.

“Waktu saya lewati jalan itu, truk tidak mampu naik, kemudian as roda patah,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, truk bermuatan berat tersebut tidak bisa bergerak. Tanto pun hanya bisa menunggu mekanik datang untuk melakukan perbaikan. “Ini masih menunggu mekanik datang,” katanya.

Tidak lama berselang, sekitar pukul 13.00 WIB, sebuah truk gandeng dari arah Surabaya menuju Semarang juga mengalami kesulitan melintas di lokasi yang sama.

Roda kendaraan tersebut terjebak di bagian jalan yang ambles sehingga tidak mampu menanjak.

Kondisi itu sempat menimbulkan antrean kendaraan cukup panjang. Sejumlah truk bahkan terpaksa berpindah jalur ke sisi utara jalan untuk bisa melintas.

“Haduh, jalannya, tidak bisa jalan,” keluh Hariyanto, sopir truk gandeng tersebut.

Setelah beberapa kali mencoba melewati jalan tersebut namun gagal, Hariyanto akhirnya menurunkan satu bak muatan dari kendaraannya agar truk dapat bergerak. Setelah itu, dia berencana kembali untuk mengambil bak yang ditinggalkan.

“Jalan seperti ini menyusahkan sopir seperti kami,” ujarnya.

Para sopir truk berharap kerusakan jalan lingkar selatan segera diperbaiki agar tidak terus menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan, khususnya kendaraan logistik.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Anthon Tri Laksono belum memberikan tanggapan tersebut jalan lingkar Selatan yang rusak.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Tuban Agung Supriyadi memastikan perbaikan JLS akan berlanjut pada tahun ini.

Proyek tersebut telah masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.

Pemerintah daerah bersama DPRD Tuban juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 6 miliar untuk memperbaiki ruas jalan tersebut agar kembali layak dilalui kendaraan.(fud/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #Prunggahan Kulon #JLS #ring road #ambles #kerusakan jalan #as roda patah #truk