RADARTUBAN - Dua hari terakhir, kemacetan lalu lintas terjadi di sejumlah titik jalan nasional di wilayah pantai utara (pantura) Tuban. Antrean kendaraan roda empat mengular akibat pekerjaan perbaikan jalan di beberapa titik kerusakan.
Salah satu titik kemacetan terjadi di jalan raya Tuban–Babat, Desa Compreng, Kecamatan Widang. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga hampir dua kilometer.
Kondisi serupa juga terlihat di ruas jalan raya Tuban–Babat di Desa Tunah, Kecamatan Semanding.
Kemacetan pada pagi hari tersebut dikeluhkan sejumlah pengendara yang hendak berangkat bekerja atau beraktivitas.
Sumantri, sopir asal Kecamatan Rengel mengaku hampir setengah jam terjebak antrean kendaraan di sekitar pertigaan Pakah.
“Dua hari terakhir terjebak macet setiap jam 07.00 pagi. Seharusnya perbaikannya tidak dilakukan di jam-jam rawan kepadatan kendaraan melintas,” ujarnya.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban Ipda Rizky Dwi Prasetyo mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk membantu mengurai kemacetan di lokasi pekerjaan jalan.
“Sudah kami terjunkan anggota di setiap titik untuk melakukan penjagaan dan mengatur lalu lintas. Pengalihan arus secara kondisional melalui sistem buka tutup lajur salah satu sisi jalan,” ujarnya.
Menurut Rizky, pekerjaan perbaikan jalan di beberapa ruas jalan nasional di Pantura Tuban merupakan proyek dari balai jalan nasional sebagai bagian dari persiapan arus mudik Lebaran.
Namun, dia menilai pekerjaan tersebut seharusnya mempertimbangkan waktu pelaksanaan agar tidak dilakukan pada jam-jam sibuk lalu lintas.
“Seharusnya pengerjaan perbaikan jalan bisa memperhatikan jam-jam rawan. Akan lebih baik jika dilaksanakan di luar jam padat kendaraan melintas,” katanya.
Selain itu, kepolisian juga menyoroti perlunya penerapan aspek keselamatan kerja selama proyek berlangsung, termasuk pemasangan rambu peringatan bagi pengguna jalan.
“Peringatan dan pengamanan proyek harus dipasang agar pengendara dapat mengetahui jika ada perbaikan jalan. Jika aspek tersebut tidak dilaksanakan, kami tidak segan akan melakukan tindakan tegas,” ujarnya.
Polisi memerkirakan potensi kepadatan arus lalu lintas masih terjadi hingga 11 Maret mendatang.
Pekerjaan perbaikan jalan tercatat berlangsung di tiga titik, yakni di ruas pantura wilayah Kecamatan Bancar, jalan raya Tuban–Babat di Kecamatan Widang, serta jalan raya Tuban–Babat di wilayah Kepet.
“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala. Rekayasa pengalihan arus juga telah kami siapkan jika terjadi kepadatan kendaraan,” kata Rizky.(an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama