RADARTUBAN – Setelah sempat tertunda menyusul kebijakan efisiensi anggaran pada 2025, tahun ini, Pemkab Tuban melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) kembali menempatkan Taman Kapur dalam target revitalisasi ruang publik.
Tak tanggung-tanggung, total pagu anggaran prakonstruksi mencapai hampir Rp 1 miliar.
Merujuk laman sirup.inaproc.id, anggaran awal itu meliputi jasa konsultansi perencanaan sebesar Rp 395 juta dan jasa konsultansi pengawasan sebesar Rp 500 juta. Bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.
Dari pagu jasa konsultansi perencanaan dan konsultansi pengawasan mencapai hampir Rp 1 miliar tersebut, pagu fisik atau konstruksi direncanakan mencapai minimal Rp 10-25 miliar.
Masih di laman yang sama, lelang proyek prakonstruksi itu dijadwalkan Februari.
Namun, hingga Februari berlalu dan Maret memasuki pertengahan, belum ada tanda-tanda tender digelar.
Dikonfirmasi ihwal rencana revitalisasi Taman Kapur, Plt Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPRPRKP Tuban Farda Riza mengaku belum mendapat informasi terkait revitalisasi. Karena itu, dia meminta wartawan koran ini untuk konfirmasi langsung kepada kepala dinas.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis tadi malam, Kepala Dinas PUPRPRKP Tuban Agung Supriyadi belum menjawab upaya konfirmasi yang dilakukan Jawa Pos Radar Tuban.
Sebagaimana diketahui, selama satu periode kepemimpinan Bupati Aditya Halindra Faridzky, setidaknya masih dua ruang publik yang belum tersentuh perbaikan di periode pertama, yakni Taman Kapur dan kompleks Pasar Sore Tuban.
Semula, rencana penataan ulang Taman Kapur masuk APBD 2025, namun dalam perkembangannya terkena penyesuaian dari tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) menyusul pemangkasan dana alokasi khusus (DAK) fisik dari pemerintah pusat.
Untuk saat ini, selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, taman di pojok Jalan Gajah Mada-Jalan Hayam Wuruk itu menjadi tempat penangkaran rusa sekaligus wahana rekreasi tengah kota.
Dari yang sebelumnya hanya belasan pasang, kini beranak-pinak menjadi puluhan ekor.
Sebagian warga berharap, Taman Kapur direvitalisasi menjadi mini zoo. Sehingga akan sangat menyenangkan jika Tuban memiliki mini zoo dengan berbagai jenis satwa di pusat kota. (tok)
Editor : Yudha Satria Aditama