Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dampak Ketegangan Timur Tengah, Antrean Solar Mulai Terlihat di Tuban

Ahmad Atho’illah • Kamis, 12 Maret 2026 | 16:00 WIB

Antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU Sleko di Jalan Pahlawan tampak mengular hingga ke jalan, kemarin (11/3).
Antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU Sleko di Jalan Pahlawan tampak mengular hingga ke jalan, kemarin (11/3).

RADARTUBAN - Perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran tampaknya mulai menimbulkan panic buying terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah di Indonesia.

Setidaknya, itu terlihat dari pemandangan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Utamanya sejak cadangan energi nasional menjadi perbincangan hangat akibat perang di Timur Tengah.

Di SPBU Sleko Tuban, misalnya, pemandangan tidak biasa mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU Jalan Pahlawan itu mengular cukup panjang. Utamanya jalur bahan bakar jenis solar.

Meski demikian, antrean kendaraan tetap bergerak lancar. Hal ini menandaskan bahwa pasokan BBM di SPBU tersebut masih lancar.

‘’Dibanding ketika ada kelangkaan seperti dulu-dulu, antrean ini lebih mendingan. Meski perlahan, antrean kendaraan tetap jalan,’’ kata Yogi, salah satu supir truk yang ikut antre kemarin (11/3) siang.

Hanya saja, dia tidak mengetahui—apakah antrean ini akibat panic buying akibat perang Amerika-Iran atau pasokan BBM-nya yang terlambat.

‘’Kalau itu (adanya fenomena panic buying, Red) saya ndak tahu. Yang jelas, saya antre ini ya karena kebutuhan, bukan mau memborong solar,’’ tandasnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengaku belum mengetahui penyebab antrean BBM di sejumlah SPBU.

‘’Izin kami cek dulu,’’ tandasnya. (fu/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#bbm #solar #SPBU #iran #Amerika Serikat #Israel