RADARTUBAN - Februari lalu, dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo mendorong lahirnya gerakan gentengisasi nasional, yakni mengganti atap seng menjadi genteng tanah liat.
Dan, yang dipasrahi menjadi ujung tombak menyukseskan program tersebut adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Setiap koperasi akan dilengkapi pabrik genteng untuk menjamin stok genteng secara nasional.
Tapi sayang, gagasan yang menggebu-gebu itu tidak berbanding lurus dengan fakta di lapangan.
KDMP yang diproyeksikan menjadi ujung tombak menyukseskan program gentengisasi malah menggunakan atap seng.
Mungkinkah demi menjaga marwah Presiden, setelah ini bangunan atap KDMP se-Indonesia yang telanjur menggunakan seng akan dibongkar ulang dan diganti menggunakan genteng.
Seperti tampak dalam foto, bangunan KDMP di Desa Tlogoagung, Kecamatan Bancar yang sudah setengah jadi ini tetap menggunakan atap seng.(tok)
Editor : Yudha Satria Aditama