Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Puncak Mudik di Tuban Diprediksi 18–19 Maret, Kepadatan di JLS Diklaim Relatif Terkendali

Yudha Satria Aditama • Rabu, 18 Maret 2026 | 15:28 WIB

Kondisi lalu lintas jalur ring road sehari sebelum diberlakukannya rekayasa lalu lintas akibat masa pemeliharaan kondisi jalan.
Kondisi lalu lintas jalur ring road sehari sebelum diberlakukannya rekayasa lalu lintas akibat masa pemeliharaan kondisi jalan.

 

RAADARTUBAN – Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Salantas Polres Tuban memprediksi lonjakan kendaraan di wilayah Bumi Ronggolawe terjadi dalam dua hari ke depan.

Di saat bersamaan, rekayasa lalu lintas juga tengah diberlakukan di jalan lingkar selatan (JLS) Tuban akibat pemeliharaan jalur.

Meski terdapat pengalihan arus di ruas yang kerap disebut ring road tersebut, kepolisian menilai dampaknya terhadap kepadatan kendaraan relatif kecil.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, Ipda Rizky Dwi Prasetyo, mengatakan puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada 18 hingga 19 Maret. Namun, tren volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir justru menunjukkan penurunan.

Penurunan itu, menurut dia, dipengaruhi oleh kebijakan pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran.

“Kendaraan barang mulai berkurang, untuk saat ini didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor yang melintas,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Selain itu, keberadaan jalan tol turut memengaruhi distribusi arus kendaraan. Pemudik dari arah barat maupun timur disebut lebih banyak memilih jalur tol, sehingga kepadatan di jalur pantura Tuban relatif terkendali.

Sementara itu, kondisi di JLS yang biasanya padat juga diperkirakan tidak mengalami lonjakan signifikan.

Meski salah satu ruas diberlakukan dua arah akibat rekayasa lalu lintas, berkurangnya kendaraan berat dinilai turut mengurangi potensi kemacetan.

“Kemungkinan kepadatan kendaraannya kecil, mengingat kendaraan angkutan barang yang biasa melintas mulai berkurang,” kata Rizky.

Namun demikian, kepolisian tetap mencatat sejumlah persoalan sejak rekayasa lalu lintas diberlakukan dalam tiga hari terakhir.

Salah satunya adalah masih adanya pengendara yang tidak mematuhi aturan dan memotong arus, yang berpotensi memicu kecelakaan.

“Imbauan kami cukup jelas, melanggar imbauan sama dengan membahayakan kondisi sendiri maupun sekitar,” tandasnya.(an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #mudik #JLS #polres #satlantas