Tiga Puskesmas di Tuban Dibangun Ulang dan Direlokasi, Anggaran Capai Rp 10 Miliar

Ahmad Atho’illah • Dipublikasikan Jumat, 27 Maret 2026 | 17:06 WIB
Kondisi bangunan Puskesmas Jatirogo setelah insiden amblesnya sebagian bangunan akibat longsor. (M. MAHFUD MUNTAHA/RADAR TUBAN)
Kondisi bangunan Puskesmas Jatirogo setelah insiden amblesnya sebagian bangunan akibat longsor. (M. MAHFUD MUNTAHA/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Sejumlah puskesmas di Tuban bakal direkonstruksi dan direlokasi menyusul kondisi bangunan yang dianggap tidak layak dan tidak representatif. Total budget yang disiapkan mencapai kurang lebih Rp 10 miliar.

Pejabat pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban dr. Atik Supartiningsih mengatakan, total tiga puskesmas yang tahun ini direncanakan dibangun ulang dan dipindah. Yakni, Puskesmas Widang, Jenu, dan Jatirogo.

‘’Untuk Puskesmas Widang dan Jenu akan dibangun gedung baru, sedangkan Puskesmas Jatirogo akan direlokasi,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga: Oknum Perawat Puskesmas Widang Terancam Tersangka Kasus Asusila, Polres Tuban: Sebentar Lagi

Merujuk laman sistem informasi rencana umum pengadaan (SiRUP), pembangunan Puskesmas Widang dianggarkan Rp 4,4 miliar, Puskesmas Jenu Rp 950 juta, dan Puskesmas Jatirogo Rp 4,3 miliar. Bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.

Dalam spesifikasinya, Puskesmas Widang akan dibangun satu lantai. Sedangkan Puskesmas Jenu dan Jatirogo dirancang dua lantai. 

Rencananya, ketiga proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut mulai dilelang pada Maret ini. Namun, hingga menjelang akhir bulan ini belum ada tanda-tanda proses lelang di laman sistem pengadaan secara elektronik (SPSE).

Atik menyampaikan, pembangunan puskesmas dilakukan untuk meningkatkan dan memenuhi standar pelayanan kesehatan tingkat pertama. Adapun relokasi Puskesmas Jatirogo dilakukan karena bangunan puskesmas lama tidak lagi representatif.

Itu menyusul insiden amblesnya sebagian bangunan pada akhir 2025 lalu. Dan, lantaran lokasi bangunan berada di area tebing yang rawan longsor, sehingga tidak memungkinkan untuk dipertahankan. Satu-satunya solusi adalah relokasi.(tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
Tuban puskesmas apbd