Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sinergi Radar Tuban x Ilkompedia: Mengupas Tuntas Wajah Pers di Era Digital

Jeny Tri Kurnia Putri • Kamis, 9 April 2026 | 07:27 WIB
Mahasiswa ilmu komunikasi Unirow bersama Yudha Satria Aditama, selaku Manager Digital Radar Tuban dalam acara Ilkom Pedia 2026. (Jeny tri kurnia putri/Radar Tuban)
Mahasiswa ilmu komunikasi Unirow bersama Yudha Satria Aditama, selaku Manager Digital Radar Tuban dalam acara Ilkom Pedia 2026. (Jeny Tri Kurnia Putri/MG/Radar Tuban)

RADARTUBAN - Dunia jurnalistik terus bertransformasi seiring kencangnya arus digitalisasi. Menanggapi fenomena tersebut, Ilkompedia wadah kreatif mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ronggolawe (Unirow) Tuban menggelar podcast spesial bertajuk “Memahami Lebih Dalam Dunia Pers” pada Rabu (8/4).

Tidak tanggung-tanggung, podcast kali ini menghadirkan Yudha Satria Aditama, selaku Manager Digital Radar Tuban sebagai narasumber utama untuk membedah strategi media bertahan di tengah gempuran media sosial.

Baca Juga: Kuliah Tamu Unirow Bersama Radar Tuban, Bahas Strategi Menang Kompetisi

Jurnalisme Bukan Sekadar Kecepatan

Dalam obrolan santai namun berbobot tersebut, Manager Digital Radar Tuban sejak 2024 iytu tersebut menekankan bahwa tantangan terbesar media arus utama saat ini bukan hanya soal kecepatan, melainkan akurasi dan kredibilitas.

Di saat informasi beredar liar di media sosial tanpa verifikasi, peran pers sebagai clearhouse of information atau penjernih informasi menjadi krusial.

“Kecepatan itu penting dalam dunia digital, tapi kebenaran tetap yang utama. Kita tidak hanya mengejar klik, tapi juga menjaga kepercayaan publik,” ujarnya di hadapan para mahasiswa.

Hal ini menjadi pengingat bagi calon praktisi komunikasi bahwa kode etik jurnalistik tetap menjadi fondasi utama meski platform penyebarannya telah berubah dari cetak ke layar ponsel.

Strategi Adaptasi di Ruang Digital

Diskusi semakin hangat saat membahas bagaimana Radar Tuban melakukan konvergensi media. Transformasi dari sekadar koran fisik menjadi portal berita yang interaktif membutuhkan kreativitas tinggi.

Dia menjelaskan bahwa mengelola media digital berarti memahami algoritma tanpa kehilangan jati diri jurnalistik.

Ada beberapa poin penting yang dibagikan dalam podcast tersebut mengenai manajemen media digital:

- Optimalisasi SEO: Memastikan berita mudah ditemukan oleh pembaca melalui mesin pencari.

- Engagement Media Sosial: Membangun interaksi dua arah dengan pembaca melalui platform seperti Instagram.

- Visual Storytelling: Mengemas berita berat menjadi konten yang lebih ringan dan menarik secara visual tanpa mengurangi substansi.

Baca Juga: Unirow Tuban Meneguhkan Jati Diri sebagai Kampus Favorit, Jejak Internasional Kian Luas

Ilkompedia mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan praktisi dari Radar Tuban ini merupakan langkah nyata mahasiswa Unirow untuk menyerap ilmu langsung dari industri. 

“Kita nggak cuma bahas teori, tapi juga langsung dari segi praktisinya." tutur Jeny Tri Kurnia Putri, salah satu mahasiswa yang juga jadi host podcast tersebut.

Melalui podcast ini, diharapkan mahasiswa Ilmu Komunikasi Unirow mampu memiliki perspektif baru mengenai peluang karier di dunia pers digital.

Pers bukan lagi soal menulis di kertas, melainkan tentang bagaimana mengelola konten di berbagai lini platform digital. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#radar tubban #ilkompedia #Unirow #jurnalistik #digitalisasi