Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jalan Widang–Rengel Rusak Parah, Lubang Menganga Ancam Pengendara di Tuban

Andreyan (An) • Selasa, 14 April 2026 | 15:32 WIB
Kondisi jalan raya Widang – Rengel, tepatnya di Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang yang bertebaran lubang yang menganga. Foto diambil Jumat (10/4). (ANDREYAN/RADAR TUBAN)
Kondisi jalan raya Widang – Rengel, tepatnya di Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang yang bertebaran lubang yang menganga. Foto diambil Jumat (10/4). (ANDREYAN/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN –Jalur penghubung Kecamatan Widang menuju Kecamatan Rengel kini dalam kondisi memprihatinkan. Ruas jalan tersebut dipenuhi lubang yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, Minggu (13/4), menunjukkan kerusakan terparah berada di Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang. Pada titik ini, badan jalan dipenuhi lubang dengan diameter bervariasi, mulai 10 sentimeter hingga 50 sentimeter. Kedalamannya pun beragam, antara 5 hingga 10 sentimeter.

Lubang-lubang tersebut tersebar di sepanjang jalur utama antarkecamatan. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Terutama pada malam hari ketika penerangan jalan minim.

Baca Juga: KDMP Rengel Tuban Bertahan di Tengah Regulasi Baru, Siap Jalan Dua Koperasi

“Sudah lama rusak, banyak pengendara yang terperosok lubang, apalagi kalau malam sepanjang jalur ini minim penerangan,” ujar Bahrul, warga setempat.

Menurut dia, kerusakan semakin parah saat hujan turun. Air yang menggenangi lubang membuat pengendara sulit mengidentifikasi titik bahaya.

“Beberapa lubang bahkan ada yang ditambal sendiri oleh warga karena kondisinya sudah parah,” terangnya.

Keluhan serupa disampaikan Fahrudin. Dia menyebut kerusakan jalan tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir dan terus memburuk saat musim penghujan. 

“Kondisinya sudah parah, sudah waktunya dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Apalagi jalur ini adalah jalur yang cukup vital. Apakah harus ada yang celaka baru ada penanganan serius?” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR PRKP) Tuban, Agung Supriyadi menyatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran perbaikan.

“Ruas jalan tersebut sudah masuk APBD 2026. Kurang lebih sekitar Rp 1,4 miliar disiapkan untuk perbaikan jalan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, perbaikan akan difokuskan pada titik kerusakan terparah dengan panjang penanganan sekitar 1.000 meter.

Pekerjaan yang dilakukan berupa peningkatan kualitas jalan tanpa pelebaran. “Tidak ada pelebaran, perbaikan jalan meningkatkan kualitasnya saja,” katanya.

Namun, terkait jadwal pelaksanaan proyek, pihaknya belum memberikan rincian lebih lanjut hingga berita ini ditulis. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#plumpang #Tuban #jalan #widang