Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Festival Coding Anak TK di Tuban Diserbu Peserta, Antusiasme di Jenu, Parengan, dan Senori Tinggi

Shafa Dina Hayuning Mentari • Selasa, 14 April 2026 | 15:01 WIB
Anak-anak TK di Tuban belajar coding dasar melalui kegiatan mewarnai dan menggambar dalam festival kreatif ini. (RADAR TUBAN)
Anak-anak TK di Tuban belajar coding dasar melalui kegiatan mewarnai dan menggambar dalam festival kreatif ini. (RADAR TUBAN)

RADARTUBAN - Semangat kreativitas anak usia taman kanak-kanak (TK) di Tuban terus tumbuh. Setelah digelar di Kecamatan Plumpang dan Kerek, Festival Coding untuk Anak TK kini memasuki babak penyisihan di Kecamatan Jenu, Parengan, dan Senori.

Kegiatan di Kecamatan Jenu dan Parengan yang berlangsung serentak pada Sabtu (11/4) disambut antusias oleh siswa, guru, dan wali murid. Anak-anak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, memadukan warna serta menyelesaikan lembar kerja coding sederhana yang telah disiapkan.

Di Kecamatan Jenu, sebanyak 365 peserta didik TK A dan 364 peserta didik TK B dari 21 lembaga pendidikan mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, masing-masing enam peserta dari kelompok A dan B akan melaju ke babak final.

Baca Juga: Bukan Sekadar Merusak Rambut, Ini Dampak Serius Mewarnai Rambut Terlalu Sering yang Jarang Disadari

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Jenu, Kholikah menyatakan anak-anak menikmati proses pengerjaan soal. Menurut dia, festival ini tidak sekadar menjadi ajang lomba, namun juga sarana untuk menstimulasi tumbuh kembang anak.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melatih motorik halus anak-anak usia TK. Selain itu, mereka juga belajar melatih kesabaran untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan kreativitas masing-masing,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dia menambahkan, materi soal juga mengandung unsur edukasi sejarah dengan menampilkan sosok Kartini. Hal tersebut diharapkan dapat menanamkan nilai nasionalisme sejak dini.

“Untuk soal sudah baik, tapi mungkin bisa lebih ditingkatkan lagi mengingat anak usia TK sudah mampu menerima tiga sampai empat perintah sekaligus,” tuturnya.

Antusiasme serupa terlihat di Kecamatan Parengan. Ketua IGTKI Parengan, Narti menyebut kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan logika coding dasar melalui media mewarnai dan menggambar.

Di kecamatan ini, sebanyak 385 siswa TK A dan 421 siswa TK B dari 26 lembaga mengikuti babak penyisihan. Nantinya, akan dipilih 6 siswa TK A dan 7 siswa TK B untuk melaju ke babak final.

 “Bukan hanya anak-anak, saya pribadi dan para orang tua murid juga antusias dengan adanya festival ini. Bahkan para wali murid ikut mendampingi anak-anak mereka, meski ini masih babak penyisihan,” ungkapnya.

Dia menekankan bahwa aspek kemandirian menjadi fokus utama dalam kompetisi ini. Guru dan orang tua hanya diperbolehkan memberikan arahan agar hasil tetap rapi. Sementara proses pengerjaan dilakukan sendiri oleh anak.

“Anak-anak akan merasa tertantang untuk menyelesaikan soal tanpa bantuan, dan ini bagus untuk perkembangan mereka,” lanjut Narti.

Sementara itu, babak penyisihan di Kecamatan Senori digelar pada Minggu (13/4), diikuti 369 siswa TK A dan 372 siswa TK B dari 21 lembaga. Ketua IGTKI Kecamatan Senori, Lum’Aturrohmah menjelaskan, durasi pengerjaan ditetapkan selama 90 menit.

Baca Juga: Satu Dekade Lebih Mewarnai Musik Indonesia, Begini Cara Personel Naif Menutup Perjalanan 25 Tahun Mereka

“Tidak ada tekanan untuk menyelesaikan gambar dengan bagus, sehingga mereka bisa mengerjakan dengan senang. Soal juara itu bonus, yang penting anak mengerjakan dengan bahagia,” katanya.

Menurut dia, kegiatan ini diharapkan mampu mengembangkan keterampilan anak, mulai dari kreativitas, disiplin waktu, hingga kemandirian. “Harapannya, kegiatan ini bisa lebih berkembang lagi, karena ini memotivasi anak untuk bisa lebih kreatif lagi,” pungkasnya.(saf/ds)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#tk #muri #IGTKI #Mewarnai #lomba