Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ratusan Anak TK Soko dan Montong Unjuk Kreativitas di Festival Coding Kartini

Shafa Dina Hayuning Mentari • Sabtu, 18 April 2026 | 16:07 WIB
Peserta dari Kecamatan Montong fokus menggoreskan warna pada materi coding. (IGTK KECAMATAN MONTONG UNTUK RADAR TUBAN)
Peserta dari Kecamatan Montong fokus menggoreskan warna pada materi coding. (IGTK KECAMATAN MONTONG UNTUK RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Geliat kreativitas anak taman kanak-kanak (TK) mengikuti babak penyisihan Festival Coding untuk Anak TK kian semarak. Kamis (17/4), ratusan siswa TK dari Kecamatan Montong dan Soko menunjukkan kemampuannya dalam event menyambut Hari Kartini tersebut.

Suasana ceria benar-benar menyelimuti lembaga-lembaga TK di dua kecamatan tersebut. Kendati berbalut kompetisi, nuansa riang khas anak-anak tetap mendominasi.

Mereka tampak antusias memadupadankan warna pada materi coding yang menguji ketelitian sekaligus daya imajinasi.

Di Kecamatan Montong, sebanyak 621 siswa dari 18 lembaga terlibat dalam babak ini. Terdiri atas 323 peserta kelompok A dan 298 peserta kelompok B.

Baca Juga: Ribuan Siswa TK di Rengel Antusias Ikuti Festival Coding Radar Tuban, Suasana Penuh Keceriaan

Mereka berkompetisi menggambarkan tokoh emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini, dengan warna sesuai imajinasi masing-masing.

Ketua IGTKI PGRI Kecamatan Montong Siti Khotijah mengapresiasi kemandirian para peserta. Menurut dia, festival ini bukan sekadar lomba mewarnai dan menggambar pola, melainkan juga sarana menanamkan mental kompetisi secara positif sejak dini.

“Manfaat kegiatan ini pastinya sangat luar biasa. Mulai dari melatih anak untuk lebih mandiri, kreatif, dan juga memberikan pemahaman bahwa bersaing dalam perlombaan itu membutuhkan proses dan perjuangan,” ujarnya.

Dia menambahkan, dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Selain memotivasi anak, festival ini juga menjadi wadah peningkatan kreativitas yang dilakukan secara mandiri.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bukti eksistensi organisasi kami di tengah masyarakat. Selain itu, semoga kegiatan ini juga dapat menjadi pemantik kreativitas anak-anak,” katanya.

Di Kecamatan Soko, suasana serupa juga terlihat. Sebanyak 680 peserta dari 34 lembaga mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 357 siswa Kelompok A dan 232 siswa Kelompok B.

Ketua IGTKI Kecamatan Soko Maimunatun menjelaskan, aspek kedisiplinan menjadi nilai penting dalam kegiatan ini. Para peserta ditantang menyelesaikan soal dalam waktu 90 menit tanpa bantuan orang tua maupun guru.

“Kegiatan ini sangat membantu anak untuk mengasah kreativitasnya. Selain itu juga melatih mereka untuk disiplin sejak dini dalam menyelesaikan soal tanpa bantuan orang tua maupun guru,” tegasnya.

Dia berharap, melalui festival tersebut, bibit-bibit unggul di Kecamatan Soko terus berkembang dan memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.(saf/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Festival Coding #Soko #anak tk #montong