RADARTUBAN - Rencana besar revitalisasi Pasar Baru Tuban mencuat di tengah puing kebakaran yang baru saja terjadi, Kamis (23/4) dini hari.
Di balik 41 kios yang ludes dilalap api, tersimpan agenda lama pemerintah daerah yang kini kembali menemukan momentumnya.
Pemkab Tuban sebenarnya telah menyiapkan anggaran Rp 24,3 miliar untuk penataan ulang pasar tersebut.
Program ini dirancang sejak 2025 dan diproyeksikan menyasar pembangunan fisik dalam skala besar. Tidak sekadar perbaikan sebagian kios.
Mengacu pada laman sirup.inaproc.id, paket pekerjaan tercatat dengan nama Pengadaan Biaya Fisik Konstruksi Revitalisasi Pasar Baru pada sub kegiatan penyediaan sarana distribusi perdagangan.
Baca Juga: Kebakaran Pasar Baru Tuban: 41 Kios Hangus, Penyebab Masih Diselidiki
Paket dengan kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 63009534 itu berada di bawah satuan kerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Tuban. Proses lelang direncanakan berlangsung mulai bulan ini hingga Desember mendatang.
Namun, belum ada kepastian apakah 41 kios yang terbakar akan masuk dalam cakupan revitalisasi tersebut. Kepala Diskopumdag Tuban Gunadi belum memberikan penjelasan rinci terkait titik pembangunan maupun prioritas penanganan pascakebakaran.
Di sisi lain, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky atau Masa Lindra menegaskan bahwa penataan ulang pasar menjadi kebutuhan mendesak. Dia menilai, desain dan tata letak yang ada saat ini masih menyimpan kerentanan terhadap risiko kebakaran.
“Agar nantinya kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.
Menurut dia, proses penataan tidak akan dilakukan sepihak.
Pemerintah daerah berencana melibatkan para pemilik kios dalam pembahasan sebelum pembangunan dimulai. Tujuannya, agar desain baru pasar lebih adaptif dan aman.
Kebakaran yang telah terjadi tiga kali di lokasi yang sama, meski di titik berbeda, menjadi catatan penting dalam perencanaan ulang tersebut.
Pemerintah berharap, melalui penataan yang lebih detail, potensi bencana serupa dapat diminimalkan.
Sementara itu, sebagai langkah darurat, Pemkab Tuban menyiapkan tenda sementara bagi pedagang terdampak.
Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek agar aktivitas ekonomi tetap berjalan di tengah proses pemulihan.(fud/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama