RADARTUBAN – Proses pemberangkatan haji tinggal menghitung hari. Berdasarkan jadwal pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Embarkasi Jawa Timur, jemaah asal Tuban diberangkatkan mulai 27-29 April nanti.
Sesuai rencana, jemaah hasil asal Tuban dalam lima kloter, yakni kloter 26, 27, 28, 29, dan 30. Pemberangkatannya menggunakan dua skema.
Baca Juga: 15.349 Jemaah Haji Sudah Diberangkatkan, 9.884 Tiba di Madinah
Siapkan Skema Pemberangkatan
Skema pertama diberangkatkan dari halaman kantor Pemkab Tuban di Jalan RA Kartini. Sedangkan skema kedua dari Pendapa Kridha Manunggal dengan seremonial pelepasan oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky atau Mas Lindra.
Plt Kepala Kantor Kemenhaj Tuban Abd Ghofur mengatakan, perbedaan skema pemberangkatan ini berdasarkan hasil rapat dengan panitia pemberangkatan ibadah haji (PPIH) kabupaten.
Dari unsur pemkab, kepolisian, dan kemenhaj menyepakati proses pemberangkatan dengan dua skema tersebut. Yakni pemberangkatan di halaman Kantor Pemkab Tuban untuk kloter 26, 27, dan 30.
‘’Alasannya, tiga kloter ini (26, 27, 30, red) diberangkatkan di luar jam kerja. Seperti kloter 26 yang diberangkatkan Senin (27/4) sore, dan harus sampai di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pukul 20.20. Kemudian kloter 27 berangkatnya Selasa (28/4) dini hari, dan kloter 30 pada Rabu (29/4),’’ terang Ghofur.
Pembagian Kloter
Sedangkan kloter 28 dan 29 dipilih seremonial di Pendapa Kridha Manunggal karena rencana pemberangkatan dari Tuban pada siang hari.
‘’Sesuai jadwal diberangkatkan pukul 10.00 pagi. Lalu sampai Asrama Haji pukul 14.30. Saat pelepasan di Pendapa Kridha Manunggal nanti, bupati dipastikan hadir dan dilakukan seremonial pelepasan,’’ jelasnya.
Lebih lanjut, pejabat asal Kabupaten Lamongan itu menjelaskan, dalam proses pemberangkatan nanti prosesinya akan sangat singkat. Sebab, pemerintah pusat sudah mewanti-wanti tidak boleh ada seremonial yang panjang.
Dan meski prosesi pemberangkatannya berbeda, namun tidak akan mengurangi kekhidmatan pelepasan jemaah. Sebab, yang paling ditunggu oleh jemaah adalah segera diberangkatkan dan terbang ke Tanah Suci Makkah dan Madinah. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama