RADARTUBAN – Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Tuban yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 26, kemarin (27/4) sore.
Prosesi pelepasan jemaah dipimpin langsung oleh Bupati Aditya Halindra Faridzky dari halaman kantor Pemkab Tuban, Jalan RA Kartini.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tuban Abd Ghofur mengatakan, dari total 376 jemaah yang tergabung kloter 26 dipastikan berangkat tepat waktu dan bersamaan.
‘’Alhamdulillah, semua diberangkatkan, dari rombongan satu sampai sembilan,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban usai pemberangkatan.
Baca Juga: Sejumlah Pejabat Pemkab Tuban Cuti Haji, 7 Jabatan Eselon II Kosong
Setelah kloter 26 resmi diberangkatkan kemarin, dini hari tadi sekitar pukul 03.00 jemaah kloter 27 menyusul diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hanya saja, satu jemaah gagal berangkat lantaran meninggal dunia beberapa hari lalu.
Hal ini sekaligus menegaskan bahwa haji merupakan ibadah panggilan dari Allah SWT secara langsung. Sebelum berangkat, yang bersangkutan telah dipanggil terlebih dahulu oleh Yang Maha Kuasa.
‘’Untuk kursi dari jemaah yang gagal berangkat akan diisi oleh provinsi,’’ ujar Ghofur.
Lebih lanjut dia menyampaikan, seluruh jemaah yang telah diberangkatkan telah memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan istithaah atau sehat secara fisik.
‘’Insyaallah semua dalam kondisi aman dan sehat,’’ tandasnya.
Sementara itu, usai prosesi pelepasan, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky berpesan kepada semua jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan tetap tertib selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
‘’Dan kita semua berdoa, seluruh jemaah bisa kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan haji yang mabrur,’’ doanya.
Lebih lanjut, Mas Lindra berharap kepada jemaah haji asal Tuban untuk mendoakan Kabupaten Tuban agar semakin maju dan masyarakatnya sejahtera. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama