RADARTUBAN – Tiga hari pasca kebakaran hebat meluluhlantakan Pasar Baru Tuban pada Jumat (23/4) dini hari, polisi belum juga mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan setidaknya 41 kios dan los tersebut.
Hingga kemarin (27/4), Polres Tuban masih belum merilis penyebab kebakaran pasar tradisional di Jalan Gajah Mada tersebut.
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin menyampaikan, proses penyelidikan penyebab kebakaran di Pasar Baru Tuban ditangani langsung oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.
‘’(Hasil penyelidikannya, Red) masih menunggu proses gelar hasil investigasi yang dilakukan oleh anggota Labfor,’’ bebernya kepada wartawan.
Baca Juga: Pasar Tuban Terbakar, DPRD Berharap Pemkab untuk Bantu Pedagang yang Rugi Ratusan Juta
Disampaikan olehnya, proses penyelidikan memerlukan fokus dan kehati-hatian, sehingga membutuhkan waktu yang tidak singkat.
‘’Kami juga berupaya agar penyelidikan bisa dipercepat, kemungkinan tiga atau empat hari ke depan hasilnya bisa keluar,’’ tegasnya.
Dalam proses penyelidikan tersebut, aparat kepolisian turut mengamankan rekaman CCTV yang berada di sejumlah titik kebakaran.
‘’Rekaman CCTV juga tengah didalami terutama kejadian sebelum insiden (kebakaran, Red) terjadi,’’ ujar AKBP Alaiddin.
Tak mengantongi rekaman CCTV, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya yang ada pada dua blok kios pedagang yang terbakar.
'’Ada beberapa sampel yang diambil dari dua blok kios, prosedur tersebut bagian dari proses pengungkapan penyebab kebakaran,’’ beber perwira yang pernah bertugas di Bareskrim Mabes Polri itu.
Disinggung ihwal banyaknya saksi yang telah diperiksa, AKBP Alaiddin menyebut sederet saksi telah diperiksa, terutama pedagang dan saksi mata awal mula kebakaran berlangsung.
‘’Sejumlah saksi di lokasi telah dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan, kami masih menunggu hasilnya dari Labfor, apabila telah keluar akan segera kami informasikan,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama