RADARTUBAN - Puluhan siswa SMAN 1 Tuban mendapatkan pengalaman belajar berbeda di luar kelas.
Sekitar 40 peserta ekstrakurikluer Podcast and Public Speaking (Cakap) mengikuti kegiatan outdoor learning dengan mengunjungi kantor Jawa Pos Radar Tuban, Sabtu (2/5) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan memperluas wawasan siswa terkait dunia public speaking, khususnya dalam praktik jurnalistik dan konten kreator.
Setibanya di lokasi, para siswa langsung mendapatkan pemaparan seputar dunia redaksi atau newsroom. Materi disampaikan oleh Manager Digital Radar Tuban, Yudha Satria Aditama.
Dalam sesi tersebut, siswa dikenalkan pada alur kerja media, mulai dari proses peliputan, penulisan berita, hingga teknik public speaking yang digunakan jurnalis saat menyampaikan informasi kepada publik.
Tak hanya teori, mereka juga diajak memahami bagaimana seorang jurnalis harus mampu berbicara dengan jelas, lugas, dan tetap menarik perhatian audiens.
''Public speaking adalah seni menguasai keadaan. Ketika komunikasi kita bagus, orang juga akan percaya dengan kita,’’ tegas lulusan Universitas Brawijaya (UB) Malang itu.
Setelah sesi jurnalistik, materi dilanjutkan oleh Sinta Ariska yang membahas dunia konten kreator. Para siswa mendapatkan insight tentang bagaimana membangun personal branding, membuat konten yang menarik, serta teknik komunikasi yang efektif di media sosial.
‘’Semua konten kreator memulai public speaking dengan seadanya, tidak ada yang langsung profesional,’’ tegas dia.
Sepanjang kegiatan, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi.
Mereka aktif bertanya dan mencoba memahami bagaimana seni mempengaruhi orang melalui komunikasi yang efektif.
Pembina Ekskul Cakap SMANSA Farida Nurlaila mengatakan, pembalajaran luar kelas sangat penting bagi siswa. Sebab, siswa dapat langsung belajar dari praktisi atau profesional di bidangnya.
''Ini agenda setiap tahun agar para siswa-siswi Cakap SMANSA dapat wawasan dan pengetahuan baru dari para ahlinya,'' tutur dia.
Kegiatan outdoor learning ini berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB dan menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengasah kemampuan public speaking di dunia nyata. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama