Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Anggaran RTH Bangilan dan Palang Rp 58,6 Miliar Terancam Membengkak Akibat Harga Material Naik

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 11 Mei 2026 | 15:04 WIB
Kenaikan harga material membuat proyek fisik di Tuban, termasuk RTH Bangilan dan Palang, harus disesuaikan tanpa penambahan anggaran. (M. MAHFUDZ MUNTAHA/RADAR TUBAN)
Kenaikan harga material membuat proyek fisik di Tuban, termasuk RTH Bangilan dan Palang, harus disesuaikan tanpa penambahan anggaran. (M. MAHFUDZ MUNTAHA/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Anggaran proyek ruang terbuka hijau (RTH) di Kecamatan Bangilan dan Palang yang mencapai Rp 58,6 miliar berpotensi membengkak.

Itu menyusul kenaikan harga material bangunan yang melampaui harga perkiraan sendiri (HPS) yang ditetapkan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-PRKP) Tuban Agung Supriyadi mengatakan, sejak perang antaran Amerika-Israel dengan Iran pecah di Timur Tengah, hampir semua material bangunan yang bahan bakunya diimpor dari luar mengalami lonjakan signifikan.

Karena itu, hampir semua proyek fisik dievaluasi dan dihitung ulang berdasar HPS terbaru. ‘’Saat ini masih penyelesaian revisi perencanaan (menghitung ulang anggaran proyek berdasar HPS terbaru, red),’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga: Pemkab Tuban Siapkan Dua RTH Baru di Palang dan Bangilan, Anggaran Belasan Miliar

Agung memastikan, penghitungan ulang biaya proyek infrastruktur berdasar pagu anggaran yang telah tersedia. Artinya, evaluasi dilakukan bukan dalam hal menambah anggaran, melainkan menyesuaikan anggaran.

‘’Jadi, pagu anggarannya tetap, yang disesuaikan adalah harga material bangunan,’’ imbuhnya.

Praktis, sejumlah proyek dipastikan tidak sesuai rencana awal. Misalnya, pembangunan jalan yang semula 2 kilometer, setelah direvisi—disesuaikan dengan harga material, anggaran yang tersedia hanya mampu membangun jalan dengan panjang 1,8 km.

Jika pun tetap dibangun 2 km, maka baru bisa dilakukan setelah perubahan anggaran. Begitu pun dengan proyek lainnya, seperti pembangunan RTH.

Jika dibangun berdasar desain atau perencanaan awal, maka secara otomatis anggarannya bakal membengkak. ‘’Intinya, yang disesuaikan adalah volume dan item pekerjaan,’’ jelasnya.

Dari hasil penyesuaian harga yang telah dilakukan DPUPRPRKP Tuban, sejumlah proyek fisik bakal dilelang paling lambat dua pekan ke depan, atau akhir Mei.

Sebagaimana diketahui, proyek RTH Kecamatan Palang dan Bangilan dicanangkan menelan anggaran sekitar Rp 58,6 miliar. Masing-masing RTH Rp 29,3 miliar. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#RTH Bangilan #Tuban #proyek #infrastruktur