Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tagihan Listrik PJU Tuban Turun Drastis Meski Jumlah Lampu Bertambah, Begini Caranya

M. Mahfudz Muntaha • Selasa, 12 Mei 2026 | 14:59 WIB
PJU di jalan Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak menjadi penerang jalan yang jauh dari pemukiman. (M. MAHFUDZ MUNTAHA/RADAR TUBAN)
PJU di jalan Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak menjadi penerang jalan yang jauh dari pemukiman. (M. MAHFUDZ MUNTAHA/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Andai efisiensi energi itu diberlakukan sejak dulu, anggaran tagihan listrik yang mencapai belasan miliar dapat dihemat.

Tahun ini, misalnya, akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat, Pemkab Tuban berpotensi menghemat tagihan listrik dari penerangan jalan umum (PJU) sebesar Rp 14,9 miliar.

Merujuk laman sirup.inaproc.id, pada 2025 lalu Pemkab Tuban menganggarkan tagihan listrik untuk PJU sebesar Rp 27,1 miliar.

Namun, pada tahun ini hanya dianggarkan Rp 12,2 miliar, atau turun sekitar Rp 14,9 miliar. Padahal, jumlah PJU semakin banyak.

Baca Juga: Dari 2.000 ke 242 Titik, Program PJU Tuban Menyusut Imbas Efisiensi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Anthon Tri Laksono membenarkan adanya pengurangan anggaran tagihan listrik PJU tersebut.

Meski demikian, dia memastikan bahwa tidak ada PJU yang bakal dipadamkan. Sebaliknya, semua akan menyala seperti biasa. ‘’Prinsipnya pelayanan tidak akan dikurangi,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (8/5).

Untuk memastikan anggaran tetap cukup, DLHP akan melakukan penyesuaian.

Salah satunya, mengganti bola lampu PJU yang sebelumnya menggunakan lampu biasa menjadi light emitting diode (LED). Dan itu sudah dimulai tahun lalu dengan mengganti 2000 titik. 

Dipilihnya lampu LED ini karena tenggannya lebih, sehingga bisa menghemat energi. ‘’Itulah alasannya kenapa tagihan lampu PJU menjadi lebih sedikit,’’ jelasnya.

Bagaimana jika dalam perjalanannya nanti—ternyata alokasi anggaran yang disediakan masih kurang?

Anthon menyampaikan, apabila anggaran Rp 12 miliar yang disediakan untuk membayar tagihan listrik PJU masih kurang, maka akan dilakukan penambahan atau pergeseran anggaran di perubahan APBD. 

‘’Prinsipnya, kalau ada kekurangan anggaran bisa ditambah,’’ tandas mantan Kabag Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Setda Tuban itu. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#lampu penerangan #Tuban #jalan #PJU