RADARTUBAN – Ribuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati GOR Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (16/5).
Di tengah gegap gempita Apel Akbar KKG PAI Provinsi Jawa Timur 2026 itu, Kabupaten Tuban tampil solid dengan mengirim 456 peserta dari 20 kecamatan.
Kontingen besar tersebut menjadi bukti kuat bahwa soliditas guru PAI di Tuban terus terjaga di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
Baca Juga: Status Guru Non-ASN Berakhir 2026, Pemerintah Janji Tak Ada PHK Sepihak
Sekretaris KKG PAI Kabupaten Tuban, Karmuji, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Menurutnya, ada semangat besar yang sedang dibangun antarguru PAI se-Jawa Timur.
“Harapan kami semoga kegiatan ini semakin menambah soliditas dan solidaritas sesama Guru PAI se-Jawa Timur khususnya di Kabupaten Tuban,” ujarnya.
Guru PAI Disebut Penjaga Moral Bangsa
Apel Akbar tahun ini mengusung tema “Menguatkan Soliditas Guru PAI Jenjang Sekolah Dasar untuk Pendidikan Agama Islam yang Moderat, Berkarakter, dan Adaptif.”
Acara tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Si.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan yang menggugah tentang peran strategis guru agama dalam menentukan masa depan bangsa.
“Guru PAI adalah soko gurunya bangsa yang punya kewajiban menjaga moralitas. Karena Guru PAI yang akan melahirkan calon presiden, calon wakil presiden, calon menteri dan menteri-menteri lain,” tegasnya.
Amin menambahkan, guru PAI memiliki tugas utama mengawal karakter bangsa melalui budaya religius di sekolah masing-masing.
Baca Juga: Prabowo Kunjungan di Tuban: Apa Pun Kegiatannya, tetap Pidato tentang MBG
Pendidikan Agama Harus Adaptif dan Cinta Lingkungan
Kementerian Agama juga menekankan arah baru pendidikan agama Islam yang lebih relevan dengan tantangan zaman.
Ada tiga fokus utama yang menjadi perhatian, yakni penguatan ekoteologi melalui pelestarian lingkungan, pembelajaran berbasis cinta kasih, serta penguatan moderasi beragama.
Selain silaturahmi akbar guru PAI se-Jawa Timur, acara ini juga dirangkai dengan pelantikan pengurus KKG PAI Provinsi Jawa Timur, deklarasi guru PAI moderat dan adaptif, hingga puncak Anugerah Olimpiade PAI SD dan Anugerah Guru PAI Modiis (Moderat, Inovatif, dan Inspiratif) Jenjang Sekolah Dasar Se Jawa Timur 2026.
Momentum Bangkitkan Semangat Guru Agama
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fil.I menyebut apel akbar ini sebagai momentum penting membangkitkan semangat guru agama.
“Acara Apel Akbar ini adalah momen luar biasa untuk membangkitkan ghiroh dan semangat GPAI se-Jawa Timur semakin menguatkan tugas GPAI sebagai pengemban amanah penjaga akhlak mulia,” katanya.
Bagi KKG PAI Tuban, forum ini menjadi penegasan bahwa guru agama tetap menjadi benteng utama menjaga karakter generasi bangsa di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama