RADARTUBAN – Meningkatkan indeks literasi dan indeks pembangunan manusia (IPM) butuh kerja sama dan kekompakan banyak pihak.
Melalui Lomba Literasi Numerasi, Dinas Pendidikan Tuban bersama Jawa Pos Radar Tuban mewujudkan upaya untuk meningkatkan indeks tersebut.
Gayung bersambut, antusiasme siswa SD di Kabupaten Tuban mengikuti Lomba Literasi Numerasi 2026 meningkat dari tahun sebelumnya. Hingga Jumat (15/5) pukul 16.00 WIB, jumlah peserta yang terdaftar telah mencapai 24.327 siswa.
Jumlah tersebut berasal dari 20 kecamatan se-Kabupaten. Dari keseluruhan peserta, Kecamatan Tuban menjadi penyumbang terbanyak dengan 3.028 siswa.
Baca Juga: K3S Merakurak Sebut Literasi Numerasi Radar Tuban Jadi Fondasi Penting Pendidikan
Di posisi berikutnya terdapat Kecamatan Semanding dengan 2.536 peserta. Kemudian disusul Kecamatan Plumpang sebanyak 1.731 siswa dan Kecamatan Kerek mencapai 1.428 peserta. Tak hanya itu, Kecamatan Palang mencatatkan 1.331 peserta, Jatirogo 1.301 peserta, Parengan 1.271 peserta, serta Rengel sebanyak 1.255 siswa.
Sementara Kecamatan Soko mengirimkan 1.215 peserta, Bancar 1.129 peserta, Merakurak 1.071 peserta, dan Montong sebanyak 1.049 peserta.
Untuk kecamatan lainnya, Bangilan tercatat mengirimkan 917 peserta, Widang 907 peserta, Grabagan 820 peserta, Senori 808 peserta, dan Jenu sebanyak 773 peserta.Kemudian Singgahan tercatat 636 peserta, Kenduruan 569 peserta, serta Tambakboyo sebanyak 552 peserta.
Kecamatan Montong dan Parengan menjadi dua kecamatan yang mengikutkan seluruh siswanya.
Lomba yang merupakan agenda tahunan hasil kerja sama Jawa Pos Radar Tuban dan Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban itu diikuti siswa kelas 3, 4, dan 5 SD, sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, berpikir kritis, dan kreativitas peserta didik di Bumi Ronggolawe. (yud)
Editor : Yudha Satria Aditama