RADARTUBAN – Tujuh calon jemaah haji (CJH) Tuban yang masuk kuota tambahan resmi diberangkatan kemarin (19/5). Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tuban.
Para tamu Allah asal Kota Siwalan ini akan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 110 dan 111 dari Kabupaten Kediri. Plt Kepala Kantor Kemenhaj Tuban Abd Ghofur mengatakan, pada kuota tambahan yang berangkat hari ini sebenarnya hanya lima CJH.
Namun, tetiba Kabupaten Tuban mendapat tambahan dua kuota lagi sehingga bertambah menjadi tujuh.
‘’Lima jemaah awal tergabung di kloter 111, sedangkan tambahan dua jemaah bersama kloter 110,’’ katanya sekaligus menjadi jemaah terakhir dari Tuban yang diberangkatkan.
Praktis, total CJH tambahan asal Tuban berjumlah sembilan orang. Tiga jemaah sudah diberangkatkan beberapa hari lalu bersama kloter 55 dari Kabupaten Gresik.
Lantaran baru berangkat menjelang puncak haji, Ghofur berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan.
Sebab, jemaah akan langsung menuju Makkah dan tidak lama lagi memasuki puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). ‘’Kami minta jemaah untuk mengutamakan ibadah wajib dulu,’’ imbuhnya.
Disinggung ihwal potensi CJH kuota tambahan bergabung dengan kloter Tuban? Ghofur menyampaikan bahwa jarak kloter jemaah reguler dengan kuota tambahan sangat jauh sehingga penggabungan jemaah tidak memungkinkan.
‘’Karena jemaah dari kloter tambahan baru sampai ke Makkah, kloter yang awal sudah dari Madinah dan sekarang di Makkah, kalau tanazul malah tidak bisa ke Madinah,’’ pungkasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama