Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jelang Idul Adha, Lapak Kambing Dadakan Mulai Menjamur di Tuban

Shafa Dina Hayuning Mentari • Rabu, 20 Mei 2026 | 16:33 WIB
Seorang pekerja saat memberikan pakan pada deretan kambing di salah satu lapak Jalan Letda Sucipto, Tuban, kemarin (17/5). (SHAFA DINA HAYUNING MENTARI/RADAR TUBAN)
Seorang pekerja saat memberikan pakan pada deretan kambing di salah satu lapak Jalan Letda Sucipto, Tuban, kemarin (17/5). (SHAFA DINA HAYUNING MENTARI/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal sepekan, lapak kambing dadakan mulai menjamur di sejumlah sudut kota. Salah satunya di Jalan Letda Sucipto.

Markaban, salah pedagang kambing mengatakan, bisnis kambing musiman atau menjelang hari raya kurban selalu menjanjikan.

‘’Setiap tahun tidak ada penurunan, justru tambah terus karena pelanggan baru selalu ada. Sedangkan pelanggan lama sering kembali," ujarnya saat ditemui di lapaknya.

Lokasi jualan yang strategis di pinggir jalan poros kota menjadi keuntungan tersendiri baginya. Banyak pengendara yang melintas sengaja mampir untuk sekadar bertanya harga atau melihat kondisi fisik kambing.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pencurian Sapi Kian Meresahkan

‘’Kalau ada orang lewat, kemudian lihat-lihat, lalu tanya harga. Jika merasa cocok dengan anggarannya, ya langsung dibeli hari itu juga," imbuhnya.

Untuk menarik minat konsumen, Markaban menyediakan layanan prima berupa fasilitas penitipan gratis. Pembeli yang bertransaksi jauh-jauh hari tidak perlu bingung memikirkan pakan dan perawatan menjelang Idul Adha.

Hewan kurban bisa dititipkan di lapaknya tanpa dipungut biaya sepeser pun hingga hari H pengambilan.

Terkait harga, Markaban mematok tarif yang cukup kompetitif dan ramah di kantong, yakni mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per ekor, tergantung ukuran dan bobot kambing. 

Hingga saat ini, sedikitnya 50 ekor kambing sudah ludes terjual. Namun, jumlah itu belum termasuk sejumlah pembeli yang sudah melakukan sistem inden atau pemesanan di awal.

‘’Soal harga kambing cenderung stabil dan hampir tidak ada kenaikan dari tahun lalu. Kalau tiba-tiba dinaikkan, pelanggan pasti protes. Jadi harga kami buat tetap," katanya.

Saat ini, grafik penjualan di lapak Markaban sudah naik hingga 70 persen dibandingkan hari biasa.

Dia memprediksi puncak serbuan pembeli akan terjadi pada seminggu sebelum Idul Adha. Namun, dia juga kerap menemui pembeli yang mendesak berburu kambing pada H-2 lebaran.

‘’Pastinya kalau mepet dua hari sebelum Idul Adha, stok barang sudah semakin sedikit. Hukum pasar berlaku, barang menipis tapi harga justru bisa semakin mahal," kata dia memberi tips agar masyarakat membeli lebih awal.

Baca Juga: PMK Kembali Mewabah di Awal 2026, DPRD Tuban Desak Vaksinasi Sapi Dipercepat Jelang Idul Adha

Pada momen Idul Adha tahun lalu, Markaban sukses menjual sebanyak 200 ekor kambing.

Tahun ini, dia mematok target minimal sama dengan tahun lalu, bahkan berharap bisa melampauinya. Jika berkaca pada hari biasa di luar musim kurban, rata-rata dia mampu menjual sekitar 150-an ekor kambing. (saf/tok) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #kambing #Idul Adha