RADARTUBAN – Diam-diam, Kapolres Tuban AKBP Alaiddin akhirnya turun tangan membereskan ribuan meter lahan persil di Dusun Bribin, Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak yang diuruk meng gunakan semen saat menyambut kunjungan Presiden Prabowo pada 16 Mei lalu.
Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (22/5) alat berat kembali didatangkan untuk mengeruk ulang semen reject yang dijadikan bahan urukan di bekas area parkir kegiatan panen raya jagung tersebut.
Semen-semen yang dikeruk menggunakan excavator itu kemudian diangkut menggunakan truk. Titik pertama yang digali ulang berada di tepi jalan, dan baru belasan meter.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Presiden Prabowo di Tuban, Agenda Peresmian Dapur MBG dan Panen Jagung
Salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengaku diinstruksikan oleh Kapolres Tuban.
‘’Permintaan dari Pak Kapolres (diminta untuk mengeruk lagi, red),’’ ujarnya. Hanya saja, dari mana alat berat dan pekerja didatangkan, dia enggan berkomentar terlalu jauh.
Jaswadi, pesanggem yang menggarap lahan tersebut, mengaku senang karena urukan semen di lahannya itu akhirnya digali ulang. Meskipun lahan yang sudah terkena semen dipastikan tidak bisa kembali normal seperti sebelumnya. Namun, dirinya tetap bersyukur.
‘’Alhamdulillah, akhirnya permintaan kami dituruti,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Terpisah, Kasi Humas Polres Tuban Iptu Siswanto ketika dikonfirmasi terkait pengerukan urukan semen di bekas lokasi kunjungan Presiden yang diperintahkan oleh Kapolres, pihaknya malah mengaku tidak tahu.
"Kami cari informasinya terlebih dahulu,’’ katanya singkat.
Sebagaimana diketahui, demi menyambut kunjungan Presiden Prabowo di acara panen raya jagung pada Sabtu (18/5) lalu, ribuan meter persegi lahan persil diratakan dan uruk menggunakan semen. Padahal, lahan tersebut merupakan lahan subur yang saban tahun menghasilkan berton-ton jagung. (fud/tok)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni