Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Antrean Solar di SPBU Tuban Makan Korban, Purnawirawan TNI Tewas Tabrak Truk

Yudha Satria Aditama • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:35 WIB
Ilustrasi kecelakaan.
Ilustrasi kecelakaan.

RADARTUBAN – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU akibat sulitnya mendapatkan solar subsidi di Kabupaten Tuban memicu kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang purnawirawan TNI.

Korban diketahui bernama Daniyanto, 57, warga Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. 

Purnawirawan aparat negara itu meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang sebuah truk yang sedang mengantre solar di kawasan SPBU.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat kondisi antrean kendaraan berbahan bakar solar di sejumlah SPBU Tuban sedang mengular dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Jalan Rusak dan Pengendara Lalai: Dua Sisi Kecelakaan Lalu Lintas

Truk-truk dan kendaraan angkutan barang tampak berbaris panjang hingga memakan badan jalan akibat keterbatasan pasokan solar bersubsidi.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengendarai sepeda motor Honda PCX sebelum akhirnya menghantam bagian belakang truk yang berada dalam antrean. Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Insiden tersebut kembali menyoroti dampak antrean panjang BBM yang tidak hanya mengganggu aktivitas ekonomi para sopir dan pelaku usaha transportasi, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Sebelumnya, kelangkaan solar di sejumlah SPBU Tuban dikeluhkan para sopir truk dan kendaraan logistik.

Mereka harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantre bahkan berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain demi mendapatkan bahan bakar.

Hingga kini, kondisi antrean kendaraan di sejumlah titik masih menjadi perhatian masyarakat karena dinilai berisiko menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani secara optimal oleh pihak terkait.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, mengatakan kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Daniyanto melaju dari arah timur ke barat.

Diduga kurang konsentrasi, honda PCX warna putih yang ia kendarai menabrak bagian belakang truk dengan nomor polisi H 5961 OF yang sedang berhenti di badan jalan, untuk mengantre BBM di pom bensin setempat.

“Pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak truk,” ujar Eko, Senin (1/6)

Truk tersebut, diketahui dikemudikan oleh Rizky Octafi Rachmawan, 29, warga Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Akibat benturan keras tersebut, Daniyanto mengalami luka fatal dan meninggal dunia.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi lengkap kecelakaan tersebut. Sementara masyarakat berharap distribusi solar kembali normal agar antrean panjang kendaraan tidak terus terjadi dan membahayakan pengguna jalan (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Purnawirawan #TNI #Kecelakaan #truk