Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Fenomena Bediding Mulai Terasa di Tuban, Malam Hari Makin Dingin

Shafa Dina Hayuning Mentari • Minggu, 7 Juni 2026 | 17:22 WIB
Ilustrasi fenomena bediding membuat suhu udara malam di Tuban lebih rendah dibanding kondisi normal.
Ilustrasi fenomena bediding membuat suhu udara malam di Tuban lebih rendah dibanding kondisi normal.

RADARTUBAN – Puncak musim kemarau diprediksi berlangsung pada pertengahan Juli mendatang.

Namun, sebelum memasuki puncak musim kering, suhu udara pada malam hari akan terasa sangat dingin. Orang Jawa menyebutnya bediding.

‘’Dari data pengamatan kami di Stasiun Meteorologi (Stamet) Tuban, fenomena bediding ini dimulai sejak pekan terakhir Mei lalu,’’ kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban Muhammad Nur kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga: Musim Bediding Segera Datang, Suhu Malam di Jawa dan Bali Mulai Menurun

Berdasar pencatat suhu BMKG, suhu udara minimum di Tuban saat malam berada di kisaran 21-25 derajat celcius.

Angka ini tergolong lebih rendah dibanding kondisi normal.

‘’Jika pada hari biasa dan tidak sedang dalam fenomena bediding, suhu minimum malam hari di Tuban itu umumnya di kisaran 22-28 derajat Celcius. 

Sedangkan saat pagi hingga sore, suhu normalnya 29-33 derajat celcius,’’ jelasnya. 

Ditanya mengenai durasi fenomena ini, Nur memperkirakan, suhu dingin pada malam hari ini akan berlangsung selama musim kemarau. 

‘’Suhu rendah ini berpotensi terus berlangsung dan mencapai puncaknya bersamaan dengan puncak musim kemarau," katanya. 

Menghadapi fenomena bediding dan karakteristik musim kemarau, Stamet Tuban merilis tiga poin imbauan untuk masyarakat.

Yakni, menjaga kesehatan di tengah pergantian suhu, mewaspadai potensi karhutla, dan selalu perbarui perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi dan media sosial BMKG. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #bediding #BMKG #dingin